Senin, 20 September, 2021

Pilkada 2020 Dinilai Sukses, Presiden Pemuda Asia Afrika Puji Mendagri

MONITOR, Jakarta – Presiden Pemuda Asia Afrika, Beni Pramula, menilai pilkada serentak 2020 berjalan sukses dan lancar. Menurut Beni, kesuksesan tersebut tidak lepas dari kerja sama antar instansi terkait seperti Kemendagri, penyelenggara pemilu hingga partisipasi masyarakat.

Secara khusus, Beni mengapresiasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Menurutnya, berkat tangan dingin Tito pilkada di masa pandemi ini menuai sukses besar.

“Tentu tidak mudah melaksanakan pilkada di masa pandemi, karena kita harus menerapkan protokol kesehatan di satu sisi namun harus menjamin sirkulasi pergantian kepemimpinan daerah dapat berjalan sesuai konstitusi, berkat manajemen dan kepemimpinan Pak Tito yang handal, pelaksanaan pilkada serentak 2020 dapat berjalan lancar dan sukses,” kata Beni dalam keterangannya, Selasa (15/12/2020).

Kesuksesan pilkada 2020, papar Beni, seakan menjawab skeptisisme publik akan pelaksanaan pilkada di masa pandemi. Hal itu, sambung Beni, terbukti dengan kelancaran, ketertiban dan hal yang paling mengkhawatirkan adalah timbulnya klaster Covid-19 baru akibat pilkada sampai saat ini tidak terdengar.

- Advertisement -

Eks Ketum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu mengatakan, apresiasi tersebut bukan tanpa alasan. Beni mengungkapkan ada beberapa hal yang dapat dilihat sebagai kesuksesan penyelenggaraan pilkada.

Pertama, jelas Beni, dapat dilihat dari tingginya kepatuhan pada protokol kesehatan pada saat pemungutan suara itu adalah berkisar antara 89-96 persen.

“Angka tersebut menunjukkan komitmen yang tinggi dari penyelenggara pemilu serta masyarakat sebagai pemilih untuk menjaga protokol kesehatan,” ungkap Beni.

Selain itu, lanjut Beni, tingkat partisipasi pemilih pilkada serentak 2020 per tanggal 14 desember 2020 menyentuh angka 75,83 persen. Angka tersebut, papar Beni, bahkan lebih tinggi dari tingkat partisipasi Amerika Serikat yang berjumlah 66 persen.

“Tingginya partisipasi pemilih sampai 75% menunjukkan masyarakat dan penyelenggara telah bekerja keras, bahkan saya mendengar ada yang menghampiri pemilih yang sedang berada di rumah sakit yang pasti memiliki risiko yang tinggi,” beber Beni.

Beni menambahkan, berkat kepemimpinan Mendagri Tito, pilkada kali ini banyak melakukan terobosan baru. Salah satunya, sebut Beni, adalah pengaturan jam kedatangan pemilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Terobosan tersebut patut diapresiasi dikarenakan dapat mengurangi penumpukan massa yang dalam satu tempat, kesuksesan ini juga bisa jadi model pemilihan di masa mendatang,” terang Beni.

Lebih lanjut beni menilai, kepiawaian Mendagri dalam manajerial Pilkada kali ini merupakan salah satu ujian yang berhasil dilewati. Beni menganggap masih banyak ujian bagi Mendagri di kemudian hari.

“Seraya berharap Pak Tito tetap fokus dalam menjalankan tugas negara, juga tetap fokus untuk dapat menjawab harapan publik yang ada di pundaknya,” tutup Beni.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER