Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019, Fadli Zon
MONITOR, Jakarta – Habib Rizieq Shihab telah ditahan secara resmi oleh Polda Metro Jaya atas kasus pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Petamburan, beberapa waktu sejak kedatangannya di Tanah Air. Sejumlah pihak menyayangkan sikap aparat atas kasus tersebut.
Misalnya politikus Gerindra, Fadli Zon. Ia menyebut upaya yang dilakukan pihak kepolisian terhadap kasus Habib Rizieq sangat tidak manusia. Apalagi, proses kasusnya menewaskan sebanyak enam anggota laskar FPI.
“Diproses dengan cara luar biasa, bahkan melalui pembunuhan,” tutur Fadli Zon, dalam unggahan videonya di kanal Youtube Fadli Zon Official, yang dilihat Monitor, Senin (14/12).
Melihat penahanan terhadap imam besar FPI ini, Ketua BKSAP DPR RI tersebut menyatakan siap menjaminkan dirinya untuk penangguhan penahanan Habib Rizieq.
“Saya sebagai anggota DPR RI bersedia menjaminkan diri saya untuk penangguhan penahanan terhadap Habib Rizieq Shihab, dan semoga semakin banyak rakyat Indonesia berbuat yang sama,” tutur Fadli Zon.
Ia sepenuhnya meyakini bahwa umat Islam sebagian besar percaya bahwa Habib Rizieq tidak bersalah atas kasus pelanggaran tersebut.
“Saya yakin banyak umat Islam yang yakin bahwa Habib Rizieq tidak bersalah, dan kalaupun ada pelanggaran terhadap kerumunan ketika itu, maka sudah dilakukan pembayaran denda sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.
MONITOR, Malang - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengunjungi rumah…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini berharap Pemerintah segera merealisasikan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq menyoroti banyaknya temuan terkait…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyoroti kondisi keuangan BPJS…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan meminta Pemerintah mengantisipasi meluasnya kebakaran…
dr. H. Agus Sunardi, Sp.PK Menjalin Ukhuwah, Menggapai Barokah, Menjemput Maghfiroh, Menuju Jannah Alhamdulillahi Rabbil…