BUMN

Di Usia 63 Tahun, Pertamina Siapkan Terminal BBM Sambu Jadi Trading Hub di Asia Tenggara

MONITOR, Kepri Kabar menggembirakan di usia ke-63 Tahun, Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) milik PT Pertamina (Persero) di Pulau Sambu, Kepulauan Riau, telah siap menjadi trading hub di kawasan Asia Tenggara. TBBM Pulau Sambu ini adalah fuel terminal milik Pertamina yang pertama kali mendapatkan status Pusat Logistik Berikat (PLB).

Kesiapan tersebut ditandai dengan Peresmian Pusat Logistik Berikat (PLB) dan Penjualan Low Sulphur Fuel Oil (LSFO) Perdana ke Selat Singapura dari TBBM Pulau Sambu di Pulau Sambu, Kepulauan Riau, Jumat (11/12/2020).

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke WIdyawati secara virtual, CEO Freepoint Commodities Holdings LLC, CEO Freepoint Commodities Pte. Ltd, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe B Batam, KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, dan GM Pelindo II Batam.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan peresmian PLB dan penjualan LSFO perdana ke Selat Singapura dari TBBM Pulau Sambu ini, menandai utilisasi TBBM Pulau Sambu sebagai independent storage provider dan memperluas peran dan keterlibatan Pertamina di kancah international energy market.

“Pulau indah nan strategis yang bisa kita kelola dan manfaatkan sebagai Storage Provider di Selat Singapura ini. Ini melupakan jalur trade flow product minyak untuk menjadi salah satu trading hub di kawangan Asia Tenggara,” katanya.

Nicke menambahkan bahwa Pertamina telah menggandeng Freepoint Commodities Singapore Pte. Ltd. (FPC) dalam kerjasama pengembangan dan utilisasi TBBM Sambu. Bentuk kerja sama bisnis adalah FPC melakukan upgrading TBBM Pulau Sambu dan menyewa terminal setelah selesainya upgrading.

“Pertamina telah menyetujui skema partnership business model, agar dapat memberikan potential value yang lebih tinggi, seperti meningkatkan utilisasi TBBM Sambu, mengembalikan nilai capex sebesar USD 103 juta dengan menyewakan storage dan menyediakan pelayanan terminal, menyerap dan mempelajari international best practice pada operation and safety,” imbuhnya.

Untuk menjadi independent storage provider serta memanfaatkan TBBM Pulau Sambu sebagai trading hub, Pertamina telah mendapatkan izin sebagai penyelenggara PLB sekaligus pengusaha logistik berikat dengan izin dari Kantor Bea & Cukai Departemen Keuangan sejak telah diaktifkan statusnya sejak 9 November 2020.

Recent Posts

Unhan RI Kukuhkan Prof. Aris Sarjito sebagai Guru Besar, Tegaskan Keniscayaan Modernisasi Pertahanan

MONITOR, Bogor - Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Aris…

4 jam yang lalu

Kementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa ke Ghana

MONITOR, Semarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Swiss Import Promotion…

6 jam yang lalu

Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan 24 Jam di Madinah, Sistem Rujukan Rumah Sakit Siaga untuk Jemaah Haji 2026

MONITOR, Madinah — Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di…

6 jam yang lalu

DPR Sahkan UU PPRT, Ketua Komisi XIII DPR: Ini Komitmen Tinggi Memanusiakan Manusia

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyambut baik disahkannya Undang-undang Pelindungan…

8 jam yang lalu

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes, Legislator: Jangan Tinggalkan Mereka yang Sudah Lebih Dulu Berjuang untuk KDMP

MONITOR, Jakarta-Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam menyambut baik pembukaan formasi 30 ribu manajer…

8 jam yang lalu

Kemenperin Musnahkan Ribuan Unit APAP Tanpa SNI

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat upaya menjaga daya saing dan produktivitas industri nasional…

9 jam yang lalu