Nenek Tua Kagetkan Dua Anggota TNI

“Mak Ijah terjatuh karena memang kondisi usia yang sudah sangat uzur”

Dua Anggota TNI dari Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Peltu Heri Harahap dan Pelda Suryana, saat membantu Mak Ijah menyeberang jalan di depan Markas Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/12/2020). (Penrem 061/SK)

MONITOR, Bogor – Mengawali kunjungan perdananya ke satuan jajaran Korem 061/ SK semenjak menjabat Danrem 061/SK,  Brigjen TNI Achmad Fauzi, berkesempatan mengunjungi Markas Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/12/2020).

Namun ada pemandangan miris, yakni seorang nenek bernama Ijah (91) terjatuh saat akan menyeberang jalan di depan kantor Markas Kodim 0621/Kabupaten Bogor di Cibinong, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi beberapa saat sebelum Danrem 061/SK tiba di Markas Kodim. 

Melihat kondisi tersebut, dua orang personel Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Peltu Heri Harahap dan Pelda Suryana bergegas menerobos arus lalu lintas yang cukup padat untuk memberikan pertolongan kepada Mak Ijah. 

“Saya melihat ada seorang nenek yang akan menyeberang jalan, pada saat akan menyeberang, Mak Ijah terjatuh karena memang kondisi usia yang sudah sangat uzur, kami bergegas memberikan pertolongan, karena arus lalu lintas cukup ramai saat itu,” ungkap Peltu Heri dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Selasa (8/12/2020). 

Heri menjelaskan, Mak Ijah merupakan warga Kampung  Pajeleran RT 02/08 Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dan tinggal bersama anaknya yang sudah berkeluarga yang berjarak sekitar 400 meter dari Markas Kodim 

Heri menuturkan, ketika Mak Ijah ditanya hendak menuju kemana, Mak Ijah hanya menjawab terdiam karena pendengarannya juga sudah berkurang. 

“Mak Ijah sudah pikun dan sering jalan-jalan dari rumahnya, jadi menurut keterangan anaknya, beliau sering pergi begitu saja saat berada di rumah dan sering diantar pulang oleh orang yang menjumpainya di jalan,” ujarnya. 

Heri berpesan agar kepada masyarakat yang memiliki anggota keluarga lansia untuk selalu didampingi bila berada di rumah maupun saat bepergian, hal ini untuk menghindari kejadian seperti yang dialami Mak Ijah. 

“Kami khawatir keselamatan Mak Ijah yang berada di tengah jalan raya tanpa didampingi keluarganya, beruntung kami juga mengenal keluarganya dan saat itu juga rekan saya mengantarkan beliau pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor,“ katanya.