PERTANIAN

Kemandirian Benih, Tonggak Berdikarinya Petani

MONITOR, Jakarta – Benih merupakan salah satu faktor penentu untuk mencapai hasil panen yang tinggi. Terjangkaunya ketersediaan benih atau akses sumber benih oleh petani pengguna, ketepatan jenis dan varietas yang sesuai dengan permintaan pasar serta harga yang terjangkau menjadi hal yang perlu diperhatikan. Hasil akhir tentunya kembali pada kualitas dan kuantitas produksi pertanian sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

“Kemandirian benih adalah wujud dari kemandirian dan ketahanan pangan. Kemandirian benih dapat diartikan pula terpenuhinya kebutuhan benih secara mandiri di dalam negeri maupun di daerah sentra,” ujar Direktur Jenderal Hortikultura saat memberikan keterangan tertulis, Sabtu (5/12).

Senada, Direktur Perbenihan Hortikultura Sukarman mengatakan pembinaan kepada para produsen benih di seluruh Indonesia terus didorong guna terwujudnya kemandirian benih.

“Khusus untuk benih bawang merah, kami mendorong penggunaan benih TSS (true shallot seed). Dengan penggunaan TSS, akan menurunkan biaya produksi yang cukup signifikan dengan protensi produksi yang lebih tinggi, meskipun dari segi waktu akan sedikit lebih lama karena perlu penyemaian,” papar Sukarman.

Sukarman menjelaskan, untuk mendaftar sebagai produsen benih bisa mengajukan ke Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPG) BPSB setempat. Selanjutnya akan dilakukan sertifikasi kompetensi produsen oleh PBT di wilayah tersebut.

Belum lama ini staf Direktorat Jenderal Hortikultura melakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara dalam rangka pembinaan petani dan produsen benih bawang merah yang ada di wilayah tersebut. Terdapat 12 kelompok tani yang terdapat di Kabupaten Kolaka Utara yang berkonsentrasi pada budidaya bawang merah. Pembinaan kelompok petani dan produsen benih bawang merah ini dihadiri oleh Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Kolaka Utara, BBIH Sulawesi Tenggara, dan petani produsen benih bawang merah. Salah seorang petani yang sudah melakukan kegiatan produksi benih bawang merah di antaranya Bapak Azmin.

“Pembinaan kepada petani dan produsen benih bawang merah akan dilakukan secara kontinu. Kami mengajak petani agar berdaya saing, dikarenakan potensi alam Kolaka Utara yang masih memungkinkan untuk terus digali khususnya komunitas hortikultura. Dengan transfer ilmu dan input teknologi bukan mustahil kemandirian benih bawang merah dapat diwujudkan,” ujar Kepala Subdit Produksi dan Kelembagaan Benih, Kurnia Nur.

Petani yang menggunakan benih bermutu umumnya akan lebih sejahtera dari pada petani yang biasa menggunakan benih asalan. Sebab, kata Nur, dengan menggunakan benih bermutu, akan menghasilkan provitas yang jauh lebih baik.

“Saat ini, ketersediaan benih bermutu masih terbatas di lapangan sehingga benih harus didatangkan dari luar daerah tersebut. Akan tetapi bila dapat diproduksi sendiri, selain memberdayakan petani sekitar, tentunya menjadi peluang usaha bagi produsen benih,” ujar Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Kolaka Utara, Surianiningsih.

Recent Posts

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…

8 jam yang lalu

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

16 jam yang lalu

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

1 hari yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

2 hari yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

2 hari yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

2 hari yang lalu