Sekjen PBNU Tegaskan Penyakit Covid-19 Bukan Aib

Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zaini. (dok: net)

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal, mengimbau para tokoh agama untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat terkait wabah virus Corona. Ia menekankan, Covid-19 bukanlah aib, sebagaimana ditakutkan banyak masyarakat umum.

“Marilah para pemimpin, menjadikan ini untuk mengedukasi dan meniatkan masyarakat bahwa penyakit ini bukan aib. Ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 juga,” ujar Helmy Faishal, belum lama ini.

Ia menegaskan, seseorang terjangkit Covid-19 tidak harus dijauhi oleh lingkungan sekitarnya apalagi mendapat stigma buruk seperti mendapat aib.

Menurutnya, seseorang yang terpapar Covid-19 justru harus mendekatkan dirinya kepada Tuhan. Sebab, penyakit ini bisa menimpa siapapun dan dari kalangan manapun sebagaimana yang terjadi pada Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj.

“Penyakit Covid-19 ini bukan aib. Kita jadikan ini momentum mendekatkan diri pada Tuhan, yakinlah kita akan sehat kembali,” tegasnya.