Penggiat media sosial Denny Siregar (dok: medcom)
MONITOR, Jakarta – Puluhan anggota Banser dikerahkan untuk menjaga rumah ibunda Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, di Pamekasan. Sebelumnya, rumah ibunda Mahfud MD digeruduk massa.
Pengamat media sosial Denny Siregar menilai, penjagaan ketat di kediaman ibunda Mahfud MD oleh pasukan Banser, menunjukkan hilangnya kredibilitas suatu negara.
“Kalau harus Banser yang jaga rumah Prof Moh. Mahfud MD di Pamekasan, itu berarti negara sudah kehilangan kredibilitasnya,” kata Denny Siregar, dalam keterangannya, Rabu (2/12).
Ia menilai, fenomena tersebut bisa memicu konflik antar rakyat. Apalagi aparat penegak hukum tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
“Semua orang bisa membentuk komunitas untuk melindungi diri mereka sendiri, karena aparat tidak berfungsi. Hati-hati,” pungkas Denny Siregar.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 725 dari 737 masjid dan musala yang terdampak banjir dan longsor…
MONITOR, Malang - Pemerintah melalui Danantara melaksanakan groundbreaking Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, dengan Kabupaten Malang,…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah kementerian dan lembaga negara hari ini, Kamis (5/2/2026), berkumpul di Jakarta…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan melekat terhadap petugas haji dalam…
MONITOR, Jakarta - Keputusan Presiden Prabowo Subianto menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) dan membawa…