Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief (net)
MONITOR, Jakarta – Kericuhan yang terjadi di Boven Digoel, Papua, berbuntut panjang. Pasalnya, aksi brutal tersebut memakan korban baik di kalangan wartawan hingga anggota polisi. Satu anggota Brimob terkena busur panah saat mengamankan aksi kericuhan itu.
Dalam peristiwa itu, seorang wartawan sempat dianiaya dalam kerumuman massa. Kemudian massa bergerak dan berpencar ke posko pemenangan salah satu calon. Selain itu, mereka juga menuju ke kantor KPUD Boven Digoel.
Terkait kerusuhan ini, Kepala Bappilu DPP Demokrat Andi Arief meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turun tangan memberikan teguran kepada KPU setempat.
Dalam temuannya, Andi menyayangkan sikap KPU yang membatalkan salah satu paslon jelang pelaksanaan Pilkada.
“Pak Mendagri, harap tegur keras KPU yang telah memicu kerusuhan di Boven Digoel karena membatalkan paslon di ujung pelaksanaan kampanye yang tinggal beberapa hari lagi.. ini murni kesalahan KPU,” tandas Andi Arief, dalam laman Twitternya, Selasa (1/12).
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan kapasitas literasi digital pelaku industri dalam negeri,…
MONITOR, Jakarta - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat menyelenggarakan Haul Kebangsaan ke-25 Prof.…
MONITOR, Jakarta - Selama Ramadhan, aktivitas konsumsi masyarakat yang meningkat menjadi faktor penting dalam menjaga…
MONITOR, Palu - Palu - Memperingati Hari Perempuan Internasional, komunitas Resonara menggelar diskusi bertajuk Ngaji…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Panduan…
MONITOR, Bogor - Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan yang tersebar di seluruh pelosok…