POLITIK

Fadli Zon Sarankan Jabatan Menteri KKP Diisi Kalangan Profesional

MONITOR, Jakarta – Usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap ekspor benih lobster, kader Gerindra Edhy Prabowo mundur dari jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Kini, jabatan tersebut diambil alih secara sementara oleh Luhut Binsar Panjaitan.

Sejumlah nama kader Gerindra pengganti Edhy pun bermunculan, hingga eks Menteri KKP Susi Pudjiastuti. Mengenai kekosongan kursi ini, Fadli Zon angkat bicara.

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra ini menyarankan sebaiknya posisi Menteri KKP diisi oleh kalangan profesional, yang betul-betul ahli didalamnya.

“Sebaiknya Menteri KKP mendatang dijabat seorang profesional yang memang benar-benar ahli di bidangnya,” kata Fadli Zon menyarankan.

Ia menambahkan lagi, sosok Menteri KKP tidak harus diambil dari kader partai politik.

“Cari yang terbaik dan tidak harus dari partai politik,” tukasnya.

Recent Posts

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat awal  Ramadan 1447 Hijriah pada 17…

2 jam yang lalu

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara dan Huntap di Tapanuli Selatan

MONITOR, Jakarta - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua…

6 jam yang lalu

Tekan Impor, Kemenperin Fokus Bangun Ekosistem Desain Chip Nasional

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat fondasi pengembangan industri semikonduktor nasional sebagai bagian…

9 jam yang lalu

Kementerian UMKM Raih Predikat Tertinggi dari Ombudsman RI

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan…

12 jam yang lalu

DPR Dukung Sensus Ekonomi 2026 demi Akurasi Data Nasional

MONITOR, Jakarta - Komisi X DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh pelaksanaan…

13 jam yang lalu

Perkuat Skill ASN, Kemenag Hadirkan Pelatihan Humas di MOOC Pintar

MONITOR, Jakarta - Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) bersama Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan…

15 jam yang lalu