Program RW Membangun Pradi-Afifah Diyakini Mampu Wujudkan Pemerataan Pembangunan

Syukur, Ketua RW 009, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan.

MONITOR, Depok – Program Rp500 juta per RW milik pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna-Afifah Alia direspon positif oleh Syukur, Ketua RW 009, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan.

Syukur menilai program tersebut lebih realistis dan tepat sasaran, lantaran akan menjawab segala kebutuhan yang diinginkan warga masyarakat.

“Saya sangat dukung, ini lebih efektif karena bisa mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah masing-masing,” kata Syukur saat ditemui disela kegiatan silahturahmi warganya bersama calon Walikota Pradi Supriatna, Selasa (24/11) malam.

Dijelaskan Syukur, dengan adanya program RW membangun tersebut, sejatinya tidak hanya membuat meratanya pembangunan. Akan tetapi, dapat juga mensejahterakan masyarakat.

“Bukan hanya merata pembangunan, kesejahteraan juga akan dirasakan oleh masyarakat nantinya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pradi Supriatna-Afifah Alia, telah mengeluarkan 10 program unggulan dalam menghadapi Pilwalkot Depok 9 Desember mendatang.

Program-program tersebut dinilai banyak masyarakat, mampu untuk membawa perubahan Depok lebih baik lagi.

Berikut 10 Program Unggulan Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020

  1. RW Membangun: Alokasi hingga Rp500 juta untuk pembangunan di setiap RW di Kota Depok.
  2. Angkutan Massal & BUMD Transportasi: Penyedia angkutan massal dan integritas tranposrtasi Depok dengan Jabotabek untuk mengurangi kemacetan di bawah pengelolaan BUMD Tranportasi.
  3. Berobat Gratis: Setiap warga berhak mendapat pelayanan kesehatan gratis di kelas III RSUD dan Puskesmas cukup dengan menunjukkan KTP Elektronik Depok.
  4. Meningkatkan insentif untuk RT, RW, LPM, Kader Posyandu & Posbindu.
  5. Mal Pelayanan Publik: Layanan pembuatan dokumen kependudukan dan perizinan dilakukan satu atap dengan cepat dan bebas pungli.
  6. Pasar Sehat dan Modern di setiap Kecamatan.
  7. Mencetak 10.000 pengusaha baru.
  8. Membangun Pusat Kebudayaan Daerah.
  9. Insentif Siswa Berprestasi dan Siswa dari Keluarga Ekonomi Tidak Mampu.
  10. Mendorong ekonomi kerakyatan dan UMKM dengan membangun pusat logistik dan bekerjasama dengan online marketing place.