Politikus Golkar Dedi Mulyadi saat ditemui di Kantor DPP Golkar (dok: Rangga Monitor)
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengatakan sejak awal dirinya tidak sepakat dengan kebijakan ekspor benih lobster.
Hal tersebut menanggapi operasi tangkap tangan KPK terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, yang diduga terjerat kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster.
Dedi menyatakan, baik kebijakan tersebut dilakukan secara resmi maupun sudah melalui prosedur yang berlaku, baginya tetap merugikan negara.
“Saya tidak bicara teknis pengelolaan benih lobster itu. Sejak awal saya tidak setuju kebijakan itu. Apapun itu, mau resmi, mau sesuai prosedur, itu merugikan untuk negara,” ujar Dedi Mulyadi, di program Mata Najwa, Rabu (25/11).
MONITOR, Banjarbaru - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng GreatNusa yang diluncurkan oleh Universitas Bina Nusantara (BINUS…
MONITOR, Jakarta - Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI, Marsda TNI M. Taufik Arasj, S.Sos.,…
MONITOR, Jakarta - Peristiwa bentrokan yang melibatkan sejumlah warga di kawasan Matraman menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut…
MONITOR, Jakarta – Jaksa Watch Institute (JWatch) mendesak Kejaksaan Agung RI melakukan audit nasional terhadap…
MONITOR, Jakarta - Strategi hilirisasi yang dijalankan Indonesia mendapat pengakuan dunia. Dalam Industrial Development Report (IDR) 2026,…