Anies: DKI Belum Bisa Ikuti Arahan Kemendikbud soal Belajar Tatap Muka

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ternyata belum bisa memutuskan apakah proses belajar mengajar tatap muka di Ibukota bisa dilakukan atau tidak di Januari tahun depan. Pasal, Pemprov DKI baru akan melakukan kajian di bulan Desember untuk mengatahui sejauh mana siswa bisa belajar dengan tatap muka disaat pandemi Covid-19 masih terjadi.

“Mengenai belajar tatap muka, kami sudah mendengar arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun kami belum bisa memutuskan kapan proses belajar mengajar dengan tetap muka bisa mulai dilakukan di Jakarta,” ungkap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Balaikota, Jakarta Pusat.

Menurut Anies, pihaknya akan melakukan kajian yang mendalam terlebih dahulu. Sebab kata mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini kondisi setiap daerah berbeda-beda.

“Tapi prinsip kita adalah keselamatan bagi anak-anak, bahkan kalau ingat di Jakarta termasuk yang paling awal untuk menutup kegiatan di sekolah, sejak 16 Maret (sebelum PSBB),” terang Anies.

Lanjut Anies, selain akan melakukan kajian di bulan Desember, pihaknya juga akan melakukan konsultasi dengan ikatan-ikatan ahli bidang kesehatan dan bidang pendidikan, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan situasi dan kondisi yang ada di Jakarta.

“Jadi saat ini belum ada keputusan apakah bulan Januari itu akan mulai belajar di sekolah atau tidak, nanti kita akan komunikasi,” pungkasnya.