Politikus Demokrat: Warga Trenggalek Harus Antri Premium Berjam-jam

Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo/ dok: dpr.go.id

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo mengungkapkan bahwa kelangkaan bensin jenis premium dan solar kembali terjadi di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Dikatakan Sartono, masyarakat harus mengantri berjam-jam untuk mendapat bensin jenis premium dan solar.

“Banyak aspirasi dari masyarakat terkait keluhan sulitnya mendapatkan bensin premium dan solar. Sekalinya ada, mereka harus mengantri dari pagi untuk mendapatkannya,” kata Sartono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/11).

Menurut politisi Partai Demokrat ini, masyarakat meminta agar Pemerintah tidak menghapus bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, karena ekonomi masyarakat kian terpuruk dengan adanya pandemi Covid-19.

“Harapan masyarakat agar bensin premium dan solar tidak di hapus dalam jajaran BBM bersubsidi, dikarenakan ekonomi semakin sulit ini banyak masyarakat yang kehilangan mata pencariannya,” ucapnya.

Sepupu Presiden Indonesia ke-enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini meyakinkan masyarakat, jika dirinya bersama fraksi Partai Demokrat akan perjuangkan aspirasi masyarakat ke Pemerintah Pusat. “Ini murni keluhan rakyat dan harus kita perjuangkan,” ujarnya.

Dikesempatan itu, Sartono juga mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan menghadapi Covid-19, dengan gerakan memakasi masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Yang utama dari itu adalah penting untuk membantu memberantas pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Sartono juga mengaku, selama reses IV 2020 dirinya terus berkeliling ke daerah pemilihannya di Kabupaten Magetan dan Trenggalek, Jawa Timur untuk menyerap aspirasi masyarakat selama pandemi Covid-19.

Dikesempatannya itulah, Sartono meresmikan sumur air bersih di Kabupaten Magetan, meninjau realisasi PJU-TS dan memberikan sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.