Miris! Bocah Hidrosefalus di Depok Luput dari Perhatian Pemerintah

Zaskia Fauziah (8 tahun) bocah malang pengidap penyakit Hidrosefalus/ dok: Boy Rivalino

MONITOR, Depok – Zaskia Fauziah (8 tahun) bocah malang pengidap penyakit Hidrosefalus hanya mampu terbaring lemah di gendongan ibundanya, saat ditemui MONITOR di Jalan Pemuda, Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu (21/11).

Zaskia yang tinggal bersama ibundanya Dahlia Oktavia (34), di Gg. Angrek, RT.02, RW. 05, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis ini, belum pernah menerima bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, era Walikota Mohammad Idris.

Dahlia menceritakan, anandanya Zaskia divonis menderita penyakit Hidrosefalus sejak berusia 6 bulan. Awalnya ia terlahir dalam kondisi normal.

“Sejak umur 6 bulan (Zaskia sudah divonis Hidrosefalus). Belum, belum pernah dibantu (oleh Pemkot Depok),” katanya, disela kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H serta Doa Bersama dan Santunan Yatim, Dhuafa yang digelar Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Depok.

Namun demikian Dahlia tidak memungkiri, masih ada para dermawan yang peduli terhadap Zaskia. Menurutnya, Zaskia pernah mendapatkan bantuan berupa susu dan pemper.

“Alhamdulillah dibantu sama group (Yayasan) Hidrosefalus, secara bergiliran. Dibantu uang, kadang dibantu susu sama pempers,” ujar janda anak satu ini.

Dijelaskan Dahlia, sejak iuran BPJS miliknya nunggak, Zaskia tidak lagi menerima layanan kesehatan. Dia mengatakan, perawatan Zaskia saat ini hanya menunggu uluran tangan dari para dermawan dan pemerintah.

“BPJS nunggak karena saya belum bayar, saya sudah berhenti kerja. Harapan saya, semoga pemerintah lebih memperhatikan anak-anak yang kondisnya seperti anak saya ini,” pungkasnya.