Pertamina Dirikan SPBU Modular di Universitas Riau

MONITOR, Pekanbaru – Untuk mengenalkan dan mendekatkan bahan bakar berkualitas dari Pertamina kepada para mahasiswa, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) I membangun SPBU Modular di Universitas Riau (UNRI). SPBU dengan nomor 15.282.930 ini dibuka dan diresmikan pada hari Selasa (17/11).

Turut hadir dalam pembukaan SPBU tersebut Kepala Biro Umum dan Keuangan Universitas Riau, Ahyat, S.E., Ketua Badan Pengelola Usaha Universitas Riau, Prof. Dr. Marnis, S.E, MS, serta perwakilan dari PT Pertamina Retail, Purwadi.

Ahyat mengungkapkan UNRI berterima kasih kepada Pertamina karena bersedia membuka SPBU di dalam kampus. SPBU ini diharapkan dapat memudahkan pengguna kendaraan khususnya mahasiswa dalam memperoleh bahan bakar.

“Terima kasih kepada Pertamina yang telah membuka SPBU di dalam kampus Bina Bidya UNRI. Kami yakin SPBU ini akan sangat bermanfaat bagi civitas akademika UNRI,” ujar Ahyat.

Tujuan didirikannya SPBU Modular sendiri adalah memfasilitasi kebutuhan BBM di lingkungan kampus UNRI serta mengenalkan produk BBK Pertalite dan Pertamax Turbo ke kalangan mahasiswa.

Sedangkan Marnis mengungkapkan SPBU yang terletak di Kampus Bina Bidya UNRI ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, namun bagi para dosen, pekerja, serta masyarakat yang berada di sekitar Kampus UNRI juga diperboleh untuk mengisi bahan bakar di SPBU ini.

“SPBU 15.282.930 ini resmi dibuka sejak 17 November 2020. Tidak hanya untuk civitas akademika UNRI, namun bagi warga sekitar yang membutuhkan bahan bakar juga bisa membeli di SPBU modular ini,” tutur Marnis.

Purwadi juga mengungkapkan bahwa dibukanya SPBU Modular di lingkungan kampus UNRI dengan bahan bakar Pertalite dan Pertamax Turbo adalah untuk mengedukasi BBM berkualitas kepada mahasiswa. Pertalite sendiri memiliki RON 90 dan Pertamax Turbo RON 98.

“Dengan adanya SPBU Modular ini, diharapkan kawan-kawan mahasiswa dapat merasakan keunggulan dari Pertalite dan Pertamax Turbo,” kata Purwadi.

Pertamina mengimbau masyarakat menggunakan BBM dengan bijak dan sesuai kebutuhan. Bagi masyarakat yang tergolong mampu, diharapkan menggunakan BBM yang berkualitas baik agar kendaraan juga dapat berfungsi secara maksimal.