PENDIDIKAN

Direktur Diktis Harap Ortaker PTKN Minimalisir Birokratisasi Kampus

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam sedang membahas beberapa Peraturan Menteri Agama (PMA). Salah satunya tentang PMA Statuta dan Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

Direktur Diktis Prof. Dr. Suyitno, M.Ag mengatakan PMA Statuta dan Ortaker yang saat ini kita susun harus mampu mengembalikan marwah PTKN sebagai kawah candradimuka keilmuan. “Semangat efisiensi harus menjadi dasar penting agar kampus tidak terkesan sangat birokratis”, tegasnya.

Dihadapan Pejabat Eselon III dan IV serta Jabatan Fungsional Umum (JFU) melalui aplikasi zoom, Guru Besar UIn Raden Fatah Palembang ini mencontohkan kampus-kampus di Luar Negeri yang ramping strukturnya dan terlihat tidak banyak Wakil Rektornya.

“Rata-rata hanya Bidang Akademic dan International Affairs namun dikuatkan dengan lembaga-lembaga yang kaya fungsi” tambah Suyitno pada acara Full Day Meeting Membahas Statuta dan Ortaker PTKN pada Senin, (16/11) di Jakarta.

Suyitno berharap agar regulasi PMA mesti disesuaikan dengan konteks penyederhanaan birokrasi dan semangat reformasi birokrasi saat ini. “Namun pada saat yang sama ada penguatan dan penambahan yang memang dibutuhkan seperti Ma’had Al-Jaamiah dan Rumah Moderasi Beragama karena kebutuhan organisasi saat ini”, kata Mantan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan ini.

Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Muhammad Adib Abdushomad mengatakan sebelum pembahasan PMA Statuta dan Ortaker, diawali dengan pembahasan kriteria pemberian atau penambahan Jabatan Organisasi PTKN sebagai bahan pembuatan draft PMA Statuta dan Ortaker.

Adib menegaskan dalam PMA Statuta dan Ortaker akan dimasukan Ma’had Al-Jamiáh dan Rumah Moderasi Beragama sebagai desiminator keberagamaan yang moderat (wasathiyah).

Draft RPMA ini selanjutnya akan dibahas lintas Eselon I Bimas-Bimas yang membawahi PTKIN untuk diharmonisasi. Di kalangan PTKIN akan menjadi rujukan 59 PTKIN se-Indonesia.

Bertindak sebagai nara sumber Tim Biro Ortala Setjen Kementerian Agama yang dipimpin Lukman Hakim dan sejumlah pakar yang ahli di bidangnya. Nampak hadir Kasubdit Ketenagaan Ahmad Syafií, Kasubdit Akademik Mamat Salamat Burhanuddin, Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Ruchman Basori, dan Kasubbag TU Diktis Abdulloh Hanif serta Para Kasi dilingkungan Direktorat Diktis.(RB)

Recent Posts

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

10 jam yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

1 hari yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

1 hari yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

1 hari yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

1 hari yang lalu

Partai Gelora Soroti Perubahan Data Desil DTSEN

MONITOR, Jakarta — Penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penyaluran bantuan…

1 hari yang lalu