27.568 Petani Magelang Dapat Bantuan AUTP

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy

MONITOR, Magelang – Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Magelang mendapat bantuan asuransi pertanian dan alat mesin pertanian (alsintan). Bantuan ini untuk mengantisipasi datangnya El Nino.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebut, banyak pencapaian sejak penerapan asuransi pertanian. Dengan ikut asuransi pertanian ini agar petani merasa aman untuk berproduksi.

“Kita tidak ingin kalau kena bencana alam seperti banjir, kekeringan, bencana alam, atau sapi yang mati itu menyebabkan petani yang rugi,” kata Mentan SYL, Sabtu (14/11).

Risiko yang dijamin dalam AUTP meliputi banjir, kekeringan, serangan hama dan OPT. Hama pada tanaman padi antara lain, wereng coklat, penggerek batang, walang sangit, keong mas, tikus dan ulat grayak.

Sedangkan penyakit pada tanaman padi antara lain, tungro, penyakit blas, busuk batang, kerdil rumput, dan kerdil hampa. Serangan hama dan penyakit ini akan mengakibatkan kerusakan yang dapat mengakibatkan gagal panen sehingga petani akan mengalami kerugian.

“Waktu pendaftaran dapat dimulai paling lambat satu bulan sebelum musim tanam dimulai. Kelompok tani didampingi PPL dan UPTD kecamatan mengisi formulir pendaftaran sesuai dengan formulir yang telah disediakan,” ungkapnya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Sarwo Edhy Wibowo mengatakan, pembiayaan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang dibayarkan melalui mekanisme APBD sangat dimungkinkan bagi daerah yang memiliki kepedulian tinggi pada keberlanjutan pertanian di daerahnya.

“Seperti yang sudah dilakukan Pemerintah Daerah lainnya. Seperti Jawa Tengah yang sudah dilakukan hingga tingkat Provinsi,” ujar Sarwo Edhy.

Jika mengikuti AUTP, kata Sarwo Edhy, para petani tak perlu bersedih karena ada asuransi yang menangani. AUTP sangatlah penting bagi petani utamanya menghadapi musim kering seperti saat ini. Jadi sayang sekali jika petani tidak mau ikut dalam asuransi ini.

“Sayang sekali kalau petani tidak ikut karena jika mereka gagal panen, kan ada uang yang akan cair sebesar Rp 6 juta per hektare. Ini kan sangat membantu petani,” pungkas Sarwo Edhy.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan mengungkapkan, AUTP sebesar Rp 47.740.000 diberikan kepada 44 petani di 6 desa, 5 kecamatan. Sementara itu, bantuan Alsintan berupa 4 unit traktor 4 roda, 35 unit traktor 2 roda sebanyak, 38 unit cultivator, 42 unit pompa air, 34 unit gand spyer, dan 10 unit power theresher mobile.

“Petani yang mendapat asuransi ada 27.568 orang. Lahan yang diasuransikan 4.254,8 hektare,” kata Romza.

Penyediaan alsintan ditujukan untuk mengurangi permasalahan ketersediaan tenaga kerja di bidang pertanian. Sementara AUTP salah satunya untuk melindungi petani jika gagal panen.

“Bantuan alsintan tersebut merupakan wujud nyata dan komitmen pemerintah serta wakil rakyat dalam keberpihakan kemandirian dan kesejahteraan petani,” pungkasnya.