Efek Biden Jadi Presiden AS, IHSG Berpotensi Menguat

Ilustrasi IHSG (Foto: Kompas)

MONITOR, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (9/11), diperkirakan menguat.

“Pergerakan IHSG hari ini berdasarkan indikator MACD, stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, terlihat pola three outside up candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation,” kata analis Binaartha Sekuritas, Nafan Aji, dalam risetnya.

Nafan mengungkapkan, pergerakan IHSG hari ini berpeluang menuju ke resistance terdekat

“Pergerakan IHSG berdasarkan rasio fibonacci adapun support maupun resistance berada pada 5.293,98 hingga 5.380,54,” paparnya.

Selain itu, Biden Effect masih mendominasi untuk pergerakan IHSG hari ini. Selain itu, membaiknya pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tahun 2020 juga mendorong IHSG bisa bergerak positif.

Hal senada disampaikan oleh Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper.

Menurut dia, meskipun efek Joe Biden masih kuat mempengaruhi pergerakan indeks, namun penguatan IHSG cenderung terbatas lantaran kekhawatiran akan kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Eropa.

Sedangkan saham-saham yang dapat menjadi pertimbangan investor diantaranya, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT Waskita Karya Tbk (WSKT).