50 Poktan di Luwu Dapat Bantuan Alsintan Hand Tractor

Alsintan

MONITOR, Luwu – Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk petani Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bantuan Alsintan berbentuk Hand Tractor diberikan ke 50 kelompok tani (Poktan) dari 17 kecamatan yang ada dí Kabupaten Luwu.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu seluruh kegiatan pertanian di Luwu, mulai dari proses tanam, panen, hingga pengelolaan hasil panen.

“Kelompok tani Luwu diharapkan memanfaatkan secara maksimal seluruh bantuan yang telah diberikan, termasuk bantuan selain alsintan,” kata Mentan SYL, Sabtu (7/11).

Mentan SYL minta bantuan Alsintan ini dikelola Brigade Alsintan. Sebab, pengelolaan Alsintan secara perorangan kurang efesien. Diharapkan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi petani dengan beragam bentuk pelayanan jasa alsintan dalam usaha tani.

“Selain memberikan pendapatan, Alsintan juga lebih terawat dan siapapun bisa menggunakannya,” kata Mentan SYL.

Sementara, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, penggunaan teknologi diharapkan mampu meningkatkan produksi padi pada tahun-tahun mendatang.

“Dengan teknologi, diharapkan tidak terdengar adanya penurunan produksi. Gunakanlah alat canggih yang ada supaya kita bisa ekspor. Kita harus serius dalam mengurus pertanian ini,” ujarnya.

Selain ke Brigade Alsintan, lanjut Sarwo Edhy, petani juga bisa melakukan sewa pinjam Alsintan yang dikelola Usaha Pengelolaan Jasa Alsintan (UPJA) dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) di daerah masing-masing.

“Dengan menggunakan Alsintan, petani akan lebih hemat dan lebih cepat dalam proses menanam juga panen,” kata Sarwo Edhy.

Selain Hand Traktor, Bupati Luwu, Basmin Mattayang juga menyerahkan 1 Unit Mesin Pompa Air kepada masyarakat desa Laloa Kecamatan Larompong Selatan yang diwakili oleh Kepala Desa Laloa, Andi Hajar.

“Salah satu visi misi pemerintah kabupaten Luwu adalah meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani. Sehingga berbagai upaya dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Di antaranya adalah meningkatkan sinergitas dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” jelas Bupati Basmin.

Olehnya itu, dia meminta Hand Traktor ini dimanfaatkan dengan baik. Ddpelihara serta dípergunakan secara merata dan adil oleh seluruh anggota kelompok.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Albaruddin A Picunang, melaporkan bahwa 50 Kelompok Tani yang menerima bantuan Hand Traktor berasal dari 17 Kecamatan. Dengan adanya bantuan Hand Traktor ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

“Pada periode tanam April-September 2020 mampu mencapai 32.408 Hektar. selanjutnya akan dílakukan percepatan tanam untuk periode tanam Oktober-Maret. Insya Allah pemerintah Kabupaten Luwu akan terus berupaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana pertanian,” jelas Albaruddin.