Ilustrasi orang tenggelam (okezone.com)
MONITOR, Jakarta – Dua hari tak pulang ke rumahnya sejak Rabu (4/11/2020), Afwan Qolbi Trinugroho, bocah berumur 11 tahun diduga hanyut terbawa arus air Banjir Kanal Timur (BKT) saat berenang bersama teman-temannya.
Peristiwa itu baru diketahui setelah seorang temannya menceritakan kejadian tersebut kepada orang tua Afwan.
Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, mengungkapkan bahwa pada Rabu (4/11/2020) siang, korban bermain bersama temannya di aliran BKT.
“Dua orang, korban dan temannya berenang, korban dan temannya terbawa arus,” ungkapnya di Jakarta Timur, Jumat (6/11/2020).
Beruntung, teman korban bisa menyelamatkan diri. Namun nahas bagi Afwan, dia tenggelam dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
“Korban dan temannya sempat ditolong seorang pengamen jalanan yang kebetulan lewat, tapi sayangnya saat itu korban terlepas dari genggaman dan terseret arus,” ujar Gatot.
Saat ini, Gatot mengatakan, pihaknya masih terus mencari keberadaan korban yang diduga hanyut terseret arus aliran air BKT. Menurut Gatot, proses pencarian dimulai sejak Kamis (5/11/2020) malam.
“Kita kerahkan 10 personel serta perahu karet,” katanya.
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta Ramadan dijadikan momentum dalam penguatan ekoteologi. Menag…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 725 dari 737 masjid dan musala yang terdampak banjir dan longsor…
MONITOR, Malang - Pemerintah melalui Danantara melaksanakan groundbreaking Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, dengan Kabupaten Malang,…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah kementerian dan lembaga negara hari ini, Kamis (5/2/2026), berkumpul di Jakarta…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan melekat terhadap petugas haji dalam…