Dicurhati Warga Soal Lambatnya Bansos Covid-19, Pradi: Saya Akan Prioritaskan!

Foto: Boy Rivalino

MONITOR, Depok – Calon Walikota Depok Pradi Supriatna berjanji jika dirinya terpilih dalam Pemilihan Walikota dan Walikota 9 Desember 2020 mendatang adirinya akan memprioritaskan penanganan dan pemulihan ekonomi terdampak covid-19. Pernyataan itu keluar sebagai bentuk jawaban atas keluhan terkait lamanya penyaluiran bantuan sosial dari pemerintah.

“Sudah tujuh bulan pandemi Covid-19 berlangsung. Akibatnya langsung dirasakan masyarakat kecil. Maka, bila saya jadi Walikota Depok saya akan utamakan berikan bansos untuk masyarakat Depok,” kata Pradi saat melkukan kampanye di Jalan Raden Saleh, Sukmajaya, Depok, Rabu (4/11).

Pradi menyatakan bahwa bansos untuk Kota Depok dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Propinsi Jawa Barat sudah ada. Lantaran komunikasi yang kurang, maka bansos tersebut tak kunjung datang ke Kota Depok.

“Saya tidak masuk dalam Satgas Penanganan Covid-19. Buktinya foto saya tidak ada di kelurahan-kelurahan,” ujarnya.

Untuk itu Pradi menyatakan bahwa setelah dampak Covid-19 diatasi, maka dirinya akan fokus melaksanakan visi dan misi Pradi-Afifah.

Sebelumnya diberitakan, pasangan calon Walikota dan Wakilwali kota nomor urut satu, Pradi Supriatna-Afifah Alia telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memulihkan roda ekonomi Kota Depok pasca pandemi Covid-19, bila nantinya terpilih memimpin Kota Depok.

Salah satunya, dari sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Tahapan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 nantinya, sudah disiapkan oleh pasangan Pradi-Afifah. Salah satunya membangkitkan sektor UMKM,” kata Ketua Sohib Bang Pradi, H.S Purnomo, disela kegiatan silahturahmi pelaku UMKM se-Kota Depok bersama calon Walikota Pradi Supriatna, di salah satu resto di wilayah Kecamatan Tapos, belum lama ini.

Purnomo mengatakan, sektor UMKM merupakan salah satu faktor penentu kesuksesan pemulihan ekonomi di masa dan pasca pandemi Covid-19.

Karena itu, kata Purnomo, dengan memberikan pendampingan dan pembinaan pelaku usaha, memperbaiki manajemen administrasi dan tata kelola, serta melatih para pelaku usaha tentang bagaimana menjalankan kewirausahaannya, dapat membangkitkan kembali UMKM di Kota Depok.

“Nantinya, pelaku usaha juga kita berikan subsidi bunga (pinjaman), penjaminan untuk modal kerja, insentif pajak, dan sebagainya. Sehingga UMKM di Depok akan bangkit kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut Purnomo mengatakan, penghambatan penyebaran virus (Covid-19), juga merupakan langkah untuk memulihkan ekonomi warga Depok.

Sebab menurut Purnomo, upaya apapun yang dilakukan oleh pemerintah nantinya, jika penyebaran virus (Covid-19) tidak mampu dikendalikan, maka tidak akan berdampak terhadap pemulihan ekonomi.

“Jadi yang terutama itu adalah kendalikan dulu penyebaran virusnya (Covid-19), baru langkah yang lain. Dengan begitu saya yakini ekonomi warga Depok secara beransur akan pulih.”

“Dan pastinya, pasangan Pradi-Afifah telah menyiapkan sejumlah strategi ataupun program kerja untuk pemulihan ekonomi (di masa dan pasca pandemi Covid-19) warga Depok,” pungkasnya.