Contek Program Pradi-Afifah, Gerindra Depok Sebut Idris-Iman Miskin Ide

Foto: Boy Rivalino

MONITOR, Depok – Politisi Partai Gerindra Kota Depok, Priyanti Susilawati meminta masyarakat jeli dalam menentukan pilihan calon Wali dan Wakil Walikota Depok dalam kontestasi Pilwalkot 2020.

Hal itu diungkapkan Priyanti menanggapi adanya program tandingan ‘Berobat Gratis Pakai KTP’ milik pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok nomor urut satu, Pradi Supriatna-Afifah Alia.

“Sah-sah saja ya. Tetapi biar lah masyarakat yang menilai, karena kalau memang peduli terhadap kesehatan masyarakat, kenapa tidak dimasukkan ke program yang dilaporkan ke KPU,” katanya saat ditemui di wilayah Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok, Kamis (05/11).

Priyanti menilai, langkah paslon Idris-Imam membuat program ‘Kartu Depok Sehat’ menandakan program yang mereka gagas tidak sepenuhnya pro rakyat dan miskin ide.

Sebab menurut Priyanti, jika memang program tersebut pro rakyat, maka telah dimasukkan ke dalam program yang telah dilaporkan ke KPU Kota Depok, dan telah ditandatangani pasangan calon.

“Kalau memang sayang sama masyarakat, sejak dulu lah bikin program itu (Kartu Depok Sehat). Kenapa baru sekarang?,” ujarnya.

Lebih lanjut Priyanti mengatakan, seluruh visi, misi, dan program kerja pasangan calon Wali dan Wakil Walikota yang telah dilaporkan ke KPU, nantinya akan dibahas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Oleh karena itu Priyanti mengatakan, program ‘Kartu Depok Sehat’ yang digagas Idris-Iman, merupakan program untuk menandingi program ‘Berobat Gratis Pakai KTP’ milik Pradi-Afifah, yang benar-benar pro rakyat.

“Kalau hanya program tambahan, sepertinya saya rasa hanya janji manis belaka, karena sifatnya program tambahan,” pungkasnya.