MALUKU-PAPUA

Eks Danjen Kopassus: Tak Sampai Lima Menit, Saya Sudah Bisa Baca Kemampuan Kalian

MONITOR, Sorong – Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, mengungkapkan bahwa prajurit Batalyon Infanteri Raider Khusus (Yonif RK) 762/Vira Yudha Sakti (VYS) telah memiliki kemampuan yang tak tertandingi.

Hal itu disampaikan Cantiasa di hadapan prajurit dan ibu-ibu Persit KCK Yonif RK 762/VYS di aula Mako Yonif RK 762/VYS, Sorong, Papua Barat, Selasa (3/11/2020).

“Saya baca di sejarah satuanmu, Batalyon Infanteri Raider Khusus 762/Vira Yudha Sakti ini lahir yang pertama sekali, yang tertua, yang saat itu belum ada Batalyon lain di tanah Papua ini. Dulu Presiden pertama RI, Bapak Ir. Soekarno, pada saat perebutan Irian Barat, pada saat Operasi Trikora, beliau mengirimkan pasukan ini. Jadi kalian sudah memiliki roh, aura kemampuan yang tak tertandingi dan kalian hebat,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Bersama Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari, Ade Nyoman Cantiasa, serta didampingi para pejabat Kodam XVIII/Kasuari dan Korem 181/PVT, pada kesempatan itu Cantiasa menyampaikan rasa bangganya terhadap para Prajurit Yonif RK 762/VYS usai menyaksikan demonstrasi yang mereka tunjukkan untuk menyambut kedatangannya dan rombongan. 

“Saya mantan Komandan Jenderal Kopassus. Saya sudah banyak jalan-jalan ke luar negeri melihat pasukan, prajurit, kemampuan, keterampilan, dan skill satuan-satuan luar, bagaimana satuan itu hebat atau tidak. Baru saja kalian tunjukkan, tidak sampai lima menit, dan saya sudah bisa membaca kemampuan kalian. Di mata saya, kalian prajurit yang luar biasa,” ujarnya.

Cantiasa mengatakan, prajurit Yonif RK 762/YVS perlu diperhitungkan oleh lawan-lawan dan musuh-musuhnya. Menurut Cantiasa, apa yang diperlihatkan mereka, sudah bisa menunjukkan cerminan suatu satuan yang komplit. Dengan demonstrasi itu, kelihatan bahwa mereka adalah prajurit yang terlatih dan profesional.

“Satuan lain saat ditugaskan ke Papua, mereka harus persiapan luar biasa, sedangkan kita yang sekarang sudah berada di Papua, kita yang jaga di sini. Sampai dengan 75 tahun kita merdeka, Negara Kesatuan Republik Indonesia merdeka, Papua masih dalam bingkai NKRI,” katanya.

Kepada ibu-ibu Persit Yonif RK 762/YVS, Cantiasa menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus berpesan agar mereka tetap setiap dan semangat dalam mendampingi para suaminya dimana pun bertugas dan dalam situasi apa pun, suka maupun duka.

“Ibu-Ibu yang berada di depan saya ini adalah orang-orang pilihan karena suami ibu ini adalah pasukan yang hebat, pasukan yang terlatih, pasukan yang kemampuannya dilatih oleh Pasukan Khusus di Batujajar. Saya mantan Komandan Pusat Pendidikan Kopassus, Komandan Sekolah Komando dan Komandan Jenderal Kopassus. Saya tahu bagaimana mendesain prajurit, jadi kalian patut berbangga hati,” ungkapnya. 

Adapun kepada para prajurit Yonif RK 762/YVS yang masih berstatus bujangan, Cantiasa meminta mereka untuk tidak membuat pelanggaran sekecil apapun.

“Jangan sia-siakan perjalanan pangkatmu karena ada pelanggaran. Semua orang ada masalah. Untuk itu kalian bisa laporan ke Danton, Danki dan Danyon. Jaga kehormatan diri sendiri dan satuanmu, karena kalian dibina, dilatih, dididik oleh negara, oleh uang rakyat dan kalian digaji cukup besar. Kemudian untuk para Perwira saya minta kalian harus berhati-hati dalam memimpin. Pegang teguh motto satuanmu: Kepatuhanku adalah kebanggaanku,” ujarnya.

Di akhir pengarahannya, Cantiasa mengutarakan keinginannya untuk mendesain para prajurit Yonif RK 762/VYS sesuai dengan visi dan misinya.

“Saya punya visi dan misi, bagaimana menjadikan Prajurit Kodam XVIII/Kasuari, termasuk kalian Prajurit Yonif RK 762/VYS menjadi prajurit yang profesional. Kalian harus mampu menjaga stabilitas keamanan yang ada di sini, jangan ada yang mengganggu kedaulatan NKRI, dan kalian juga harus bisa melakukan Pembinaan Teritorial,” katanya.

“Kalian harus baik-baik dengan masyarakat. Jangan sekali-kali kalian menyakiti rakyat karena kita berasal dari rakyat. Tidak bisa hanya TNI, Polri, pemerintah atau politisi saja tetapi kita harus bersinergi dengan semua komponen bangsa ini, kita harus bersatu,” ungkapnya menambahkan.

Sekadar informasi, pada kunjungannya ke Yonif RK 764/VYS kali ini, Cantiasa pun memberikan bantuan berupa satu unit Motor Viar dan paket masker untuk satuan, serta melaksanakan olahraga bersama dengan para prajurit di kompleks Mako Batalyon.

Selanjutnya Cantiasa dan rombongan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Mako Armada III TNI AL dan RSU Salabesolu, Sorong, Papua Barat.

Recent Posts

100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Wujud Syukur atas Kemerdekaan Indonesia

MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…

20 jam yang lalu

Wamenaker Tekankan Penguatan Kompetensi dan Kemampuan Bahasa untuk Perluas Peluang Kerja

MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…

2 hari yang lalu

AAWC 2026, Prof Rokhmin dorong Kerja Sama Asia-Pasifik Perkuat Ketahanan Air dan Adaptasi Perubahan Iklim

MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

2 hari yang lalu

Tegas, Kemenhaj Ancam Cabut Izin Hingga Pidanakan Travel Nakal Penelantar Jemaah

MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…

2 hari yang lalu

Waka Komisi IX DPR Soal Putusan MK: MBG Harus Terus Berkelanjutan Demi Investasi SDM Unggul RI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…

3 hari yang lalu