Jakarta Raih STA, Pengamat: Jangan Sampai Anies Dimanfaatkan Orang Lain

Ketua Koalaisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR) Sugiyanto

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, saat ini sedang berbahagia. Pasalnya, Jakarta baru saja dianugerahi sebagai kota terbaik di dunia oleh Sustainable Transport Award (STA) dari Intitute For Transport Development Policy (ITDP).

Terkait penghargaan ini, tak sedikit kalangan yang mengingatkan agar Anies jangan sampai terlena dengan penghargaan tersebut, apalagi sampai dimanfaatkan demi kepentingan orang lain.

“Sebagai warga Jakarta, tentunya kita harus menghargai penganugerahan Jakarta sebagai kota terbaik dalam pengelolaan transportasi. Tapi kita pun harus tahu siapa ITDP dan pengurus didalamnya,” ujar Ketua Koalisi Masyarakat Jakarta Baru (KATAR) Sugiyanto.

Menurut Sugiyanto, ITDP itu adalah semacam LSM atau organisasi nirlaba, hanya saja adanya di Amerika Serikat. Di Indonesia, ada perwakilannya yakni namanya ITDP Indonesia.

“Ketuanya Faela Sufa, yang juga merangkap sebagai Direktur IDTP Asia Tenggara. Dia kenal kok dengan Anies. Faela Sufa bahkan dikabarkan pernah gowes sepeda bareng dengan Anies,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Sugiyanto pun mengungkap ITDP Indonesia dikabarkan juga melakukan kerjasama dengan DKI, khususnya dengan Transjakarta.

“Bahkan salah satu Direktur Transjakarta yang sekarang Yoga Adiwinarto (Direktur Teknik & Fasilitas) itu mantan Ketua IDTP Indinesia (Direktur IDTP Asia Tenggara),” terangnya

Lanjut Sugiyanto, saat ini posisi Yoga Adiwinarto sebagai Ketua IDTP Indonesia atau Direktur IDTP Asia Tenggara digantikan oleh Faela Sufa.

“Jadi ini harus dijelaskan oleh IDTP Indonesia Feala Sufa, apakah pemberian penghargaan ini murni atas dasar penilaian yang fair tanpa ada embel-embelnya,” tegas Sugiyanto.

“Perlu dicatat bahwa Yoga Adiwinarto yang sekarang Direktur Teknis & Fasilitas Transjakarta itu diangkat oleh Anies. Sebelumnya dia adalah Ketua IDTP Indonesia (Direktur IDTP Asia Tenggara),” sambungnya.

Oleh karena itu, Sugiyanto mengingatkan, sebagai pendukung Anies harus jeli melihat ini. Jangan sampai Anies hanya dimanfaatkan dengan mendapat penghargaan dunia STA tetapi hanya dari LSM (Organisasi Nirlaba).

“IDTP Indonesia harus menjelaskan ini semua agar tidak terjadi salah pemahaman di masyarakat. IDTP juga harus menjelaskan secara gamblang tentang proses penilaian STA itu. Siapa saja perserta ya, apa persyaratannya, siapa nominasinya, kapan proses penilainnya dan apa dasar penilaiannya dan apakah Kota Surabaya, Solo serta kota-kota besar lainnya di Indonesia dilibatkan juga,” tanya Sugiyanto.

Kata Sugiyanto, semua ini harus dijelaskan oleh IDTP Indonesia secara gamblang agar tidak timbul fitnah negatif di masyarakat tentang pemberian STA kepada Jakarta.

“Semoga penghargaan ini benar dan murni dan tidak ada hal-hal yang dapat berdampak negatif. Perimbangan informasi penting agar kita bisa lebih jernih melihatnya. Semua program Anies yang positif kita wajib dukung tetapi jangan kita mendukung dengan membabi buta. Tetap harus kritis, berimbang dan memberi solusinya. Tujuannya agar Maju kotanya Bahagia Warganya bisa terwujud dibawah kepemimpinan Anies,” pungkasnya.

Diketahui, belum lama ini Jakarta terpilih sebagai kota terbaik di dunia dalam Sustainable Trasport Award 2021. Penghargaan diberikan atas kemajuan sistem transportasi publik dan mobilitasi kota