Menteri Halim ungkap Rasa Bangga ke Pendamping Lokal Desa ini

MONITOR, Klaten – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar didampingi istri Umi Lilik Nasriyah melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta, Jawa Tengah. Rabu (28/10/2020).

Disela-sela kunjungannya tersebut, Abdul Halim yang akrab disapa Gus Menteri itu bertemu dengan Thomas Sutana, Pendamping Lokal Desa (PLD) yang sukses merintis dua kelompok pemberdayaan masyarakat di Klaten, yaitu Agro Makmur dan Agro Bulan Lestari.

“Jadi saya ke sini itu tujuan utamanya cuma mampir untuk silaturahmi dengan Pak Thomas bukan karena ada agenda apa-apa,” ungkapnya.

“Biar menambah umur, sejahtera dan menambahi sumbangan 10 juta lagi biar rada cukup untuk mengisi lahan yang belum sempurna itu,” sambung Gus Menteri dengan menunjuk sebagian lahan yang belum ditanami apa-apa itu,” sambung Gus Menteri.

Penerima gelar doktor honoris causa Universitas Negeri Yogyakarta itu mengaku bangga dengan adanya pendamping desa yang membangun kemandirian di lingkungan yang didampinginya.

“Saya bangga dan bahagia ketika ada kader, warga masyarakat apalagi pendamping desa, pendamping lokal desa yang bisa bersama-sama warga masyarakat untuk membangun kemandirian di lingkungannya masing-masing,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Gus Menteri juga meminta kepada pendamping desa untuk terus melakukan gerakan-gerakan pendampingan, utamanya yang bersifat pemberdayaan masyarakat desa.

“Tugas kita semua sebagai warga masyarakat adalah berupaya agar apa yang menjadi beban-beban warga masyarakat di sekitar kita terus untuk kita pikirkan, terus kita carikan solusi-solusi, supaya ada pemberdayaan dan akhirnya  adalah kemandirian,” jelasnya.

Sebagai informasi, tugas Thomas Sutana sebagai PLD mencakup empat desa, yaitu Krecek, Sribit, Mendak, dan Banaran. Sebagai PLD, Thomas berhasil merintis dua kelompok pemberdayaan masyarakat, Agro Makmur dan Agro Bulan Lestari di Klaten.