Banyak Orang Tua Tanya Kapan Sekolah Dibuka, DPRD DKI: Sabar!

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani

MONITOR, Jakarta – Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbolehkan operasional sejumlah tempat wisata dan bioskop saat PSBB transisi, membuat para orang tua siswa bertanya-tanya. Mereka heran karena kegiatan belajar mengajar masih diliburkan.

Menjawab keresahan orangtua ini, kalangan DPRD DKI pun meminta agar para orangtua tetap bersabar.

“Saya sih berharap kalau orangtua siswa bersabar dulu. Karena ini demi kebaikan kita semua. Demi anak-anak kita yang kita cintai,” ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani, kepada MONITOR.

Menurut Rani, kalau kasus Covid-19 di Jakarta belum menurun, pihaknya sangat setuju sekali kalau proses belajar mengajar tetap dilakukan di di rumah sampai kasus Covid-19 di Jakarta benar-benar turun.

“Sekolah dibuka terus ada klaster baru di sekolah gimana? Memang engga sedih kalau anak-anak kita terpapar gara-gara buru-buru minta sekolah dibuka,” tegasnya.

Dikatakan, Rani, khusus sekolah, bukan persoalan anak-anak didik bisa menerapkan protokol kesehatan atau tidak. Tapi yang harus dipikirkan adalah ketika anak-anak ada yang terpapar.

“Sabar. Ya, sebaiknya begitu. Seperti yang saya bilang tadi, emang engga sedih klo anak kita kenapa-kenapa. Apalagi bagi yang kelas kecil. Mungkin juga mereka engga bisa jelasin apa yg mereka rasa secara gamblang terus tiba-tiba sakit. Apa engga menyesal kita sebagai orangtua,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang mengizin sejumlah tempat wisata dan bioskop beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan, mendapat komentar beragam. Ada yang menanggapinya dengan masa bodoh, bahkan tak sedikit yang mempertanyakan alasan Pemprov DKI bisa mengeluarkan izin tempat wisata dan bioskop beroperasi, sementara untuk sekolah belum jelas kapan dibuka.