SULAWESI

12 ABG Mesum Diamankan Satgas K5 Birobuli Selatan

MONITOR, Palu – Sebanyak 12 remaja bukan suami-istri terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) dan disiplin penerapan protokol Covid-19 yang digelar Satuan Tugas Kebersihan, Keindahan, Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan (Satgas K5) Kelurahan Birobuli Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (24/10/2020) malam.

Satgas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, lembaga adat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu mengamankan 12 orang pasangan bukan suami-istri berbuat asusila dan mesum serta tidak menerapkan protokol Covid-19 di salah satu penginapan di kelurahan tersebut.

“Sebagian besar masih Anak Baru Gede (ABG) dan berdomisili di Kota Palu. Alasan mereka berada di dalam kamar hanya ngobrol dan tidak melakukan apa-apa. Hampir sebagian besar yang diamankan tidak memakai masker,” ungkap Penanggung Jawab Satgas K5 selaku Lurah Birobuli Selatan, Hisyam Baba.

Hisyam menjelaskan bahwa tim satgas melakukan operasi pekat sekaligus disiplin protokol Covid-19 di penginapan itu karena keresahan warga sekitar, sebab hampir setiap malam banyak ABG bermalam penginapan itu dan dicurigai menjadi tempat berbuat asusila dan mesum.

“Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kendaraan motor milik mereka kami amankan. Mereka dipersilakan pulang dan kembali harus menghadap Satgas K5 dan lembaga adat serta pihak kelurahan pada Senin (26/10/2020) pekan depan di kantor kelurahan,” ujarnya.

Mereka, lanjut Hisyam, akan diberikan pembinaan dan sanksi sosial agar tidak mengulangi perbuatan tercela dan melanggar protokol Covid-19.

“Kami berharap langkah tersebut memberikan efek jera kepada mereka agar tidak diulangi dan menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak berduaan apalagi di penginapan atau hotel dengan lawan jenis yang bukan pasangan atau keluarga,” katanya.

Hisyam memastikan bahwa pihaknya bersama tim satgas akan terus melakukan kegiatan-kegiatan serupa demi menciptakan kebersihan, keindahan, keamanan, ketertiban dan kenyamanan di wilayah sekitar.

Sementara itu, Hisyam menambahkan, pihaknya juga akan memberikan sanksi administratif kepada pemilik penginapan yang membiarkan kegiatan asusila dan mesum terjadi di tempatnya.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

13 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

17 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

20 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

22 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

1 hari yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

2 hari yang lalu