Pastikan Keamanan, Yonif 125 Cek Patok Batas Negara di Perbatasan RI-PNG

“Salah satu bentuk implementasi mengamankan wilayah perbatasan yaitu dengan melaksanakan Patroli Patok”

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa melaksanakan Patroli Patok Patok MM 13.3 di Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (21/10/2020). (Yonif 125/Simbisa)

MONITOR, Merauke – Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Negara (PNG), Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW secara rutin melaksanakan Patroli Patok Batas Negara.

Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi, mengungkapkan bahwa dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI), salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) diantaranya adalah mengamankan wilayah perbatasan.

“Salah satu bentuk implementasi mengamankan wilayah perbatasan yaitu dengan melaksanakan Patroli Patok,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Lebih lanjut, Anjuanda mengatakan, terdapat 62 Patok yang menjadi tanggung jawab Satgas Yonif 125/Simbisa yang terdiri dari 17 Patok MM, 5 Patok type A dan 40 Patok type B.

Anjuanda menyebutkan, salah satunya adalah Patok Monumen Meridian (MM) 13.3 yang berada di Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua, yang merupakan sektor tanggung jawab dari Pos Kondo.

“Pelaksanaan Patroli Patok MM 13.3 ini dilaksanakan oleh personel Pos Kondo dipimpin langsung oleh Danpos Letda Inf Purwanta,” katanya.

Di tempat terpisah, Danpos Kondo Letda Inf Purwanta, menuturkan bahwa jarak tempuh di atas peta dari pos menuju Patok MM 13.3 memang tidak begitu jauh, yakni sekitar 27 km.

Akan tetapi, menurut Purwanta, medan yang dilalui lumayan berat dan bervariasi yang didominasi rawa yang berlumpur, sehingga membutuhkan mental yang kuat dan kondisi fisik yang prima.

“Ada kebanggaan tersendiri dapat melaksanakan tugas ini dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab, karena bagi kami, mengemban tugas negara merupakan suatu kehormatan,” ujarnya.