PEMERINTAHAN

Jokowi Minta Pemberian Vaksin Covid-19 Jangan Tergesa-gesa

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengingatkan rencana pemberian vaksin Covid-19 membutuhkan persiapan yang detail dan hati-hati.

Ia menambahkan, pemberian vaksin ini tidak akan dilaksanakan secara tergesa-gesa. Semua hal yang berkaitan, dipastikan Jokowi harus siap dan matang.

“Semua harus siap, termasuk komunikasi publik mengenai halal dan haram, harga, kualitas, dan distribusinya,” terang Jokowi, Senin (19/10).

Selain itu, orang nomor wahid di negeri ini menekankan pentingnya edukasi mengenai rencana tersebut juga harus dilakukan dengan baik.

“Perlu pelatihan-pelatihan yang memadai bagi tenaga medis dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya,” tandas Jokowi.

Recent Posts

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…

4 jam yang lalu

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

12 jam yang lalu

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

1 hari yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

1 hari yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

1 hari yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

2 hari yang lalu