Kemkominfo-BSSN Didorong Terus Cegah Hoaks, Khususnya soal Covid-19

Kemkominfo dan BSSN dapat melakukan kerja sama langsung dengan berbagai platform digital.

Ketua MPR RI 2019-2024 Bambang Soesatyo (dok: net)

MONITOR, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) didorong untuk terus melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap berita-berita hoaks, khususnya terkait Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), saat menanggapi pernyataan Menkominfo Johnny Plate yang menyebut bahwa terdapat 2.020 hoaks yang tersebar di berbagai platform digital dan 1.197 diantaranya informasi hoaks yang terkait dengan Covid-19.

“Kementerian Kominfo bersama BSSN untuk terus lakukan upaya pencegahan hoaks,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (19/10/2020).

Bamsoet mengatakan bahwa Kemkominfo dan BSSN dapat melakukan kerja sama langsung dengan berbagai platform digital, dengan memantau berita hoaks yang beredar di masyarakat.

Bamsoet juga mendorong Kemkominfo bekerjasama dengan Unit Siber Crime Polri untuk menindak, baik produsen maupun penyebar hoaks dengan melakukan take down atau blokir pada situs/akun yang terbukti melakukan penyebaran hoaks, sebagai upaya memberikan jaminan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar.

Menurut Bamsoet, pemerintah perlu memberikan bimbingan dan informasi bagaimana menilai suatu informasi yang baik dan benar kepada masyarakat.

Di sisi lain, Bamsoet mengharapkan agar masyarakat bijak dalam menerima dan mencerna setiap informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Terkait Covid-19, Bamsoet mengimbau masyarakat agar hanya mengakses informasi pada situs resmi milik pemerintah www.covid19.co.id dan www.covid19.kemkes.co.id sebagai sumber berita yang valid.