BRI Lebak: Proses Pencairan Bantuan UMKM Sesuai Prokes Covid-19

Dok. Istimewa

MONITOR, Rangkasbitung – BRI KCP Unit Malang Nengah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Provinsi Banten memastikan proses pengecekan dan pencairan Bantuan Produktif bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari pemerintah pusat berjalan dengan baik dan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Security Bank BRI KCP Unit Malang Nengah, Lebak Handi Sumanteri mengatakan mekanisme pengecekan dan pencairan bantuan modal bagi pelaku UMKM berjalan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

“Sudah sangat mengikuti protokol kesehatan pak. Bahkan disini (BRI Malangnegah-Red) himbauan kawasan wajib masker sudah terpasang, jadi bagi warga yang datang tidak menggunakan masker tidak akan mendapat pelayanan atau dan kami suruh balik lagi,” kata Handi kepada awak media, Jumat (16/10/2020).

“Tiap menit kami kasih himbauan, dari mulai jaga jarak hingga cara penggunaan masker, dan itu sudah sangat sesuai standar protokol kesehatan,” imbuh Handi.

Handi melanjutkan, dalam proses pengecekan dan pencairan bantuan produktif UMKM tersebut, BRI Malang Nengah juga melibatkan pihak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).”Dari Kepolisian dan Satpol PP Pak, Kepala Unit, hampir semua turun tangan pak,” tambah Handi.

Selain itu, kata Handi, BRI Malang Nengah juga membatasi pelayanan pencairan bantuan UMKM yakni hanya 150 kuota per hari dan membuka jam pelayanan lebih awal dari biasanya.

“Kita batasi per hari 150 kuota, tadi buka pagi bahkan jam 05.30 sudah mulai buka untuk pelayanan pencairan UMKM, padahal pelayanan kita jam 08.00-15.00 WIB.

“Layanan pencairan dibatasi hanya 150 kuota per hari, tapi untuk antrian tidak. Sisanya kita suruh balik lagi hari senin (19/10/2020) pekan besok,” sambungnya.

“Tiap menit kami kasih himbauan, dari mulai jaga jarak hingga cara penggunaan masker, dan itu sudah sangat sesuai standar protokol kesehatan,” imbuh Handi.