Timses: Pradi-Afifah Sudah Siapkan Strategi Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

Silahturahmi pelaku UMKM se-Kota Depok bersama calon wali kota Pradi Supriatna. (Foto: Boy Rivalino)

MONITOR, Depok – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut satu, Pradi Supriatna-Afifah Alia telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memulihkan roda ekonomi Kota Depok pasca pandemi Covid-19, bila nantinya terpilih memimpin Kota Depok.

Salah satunya, dari sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Tahapan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 nantinya, sudah disiapkan oleh pasangan Pradi-Afifah. Salah satunya membangkitkan sektor UMKM,” kata Ketua Sohib Bang Pradi, H.S Purnomo, disela kegiatan silahturahmi pelaku UMKM se-Kota Depok bersama calon wali kota Pradi Supriatna, di salah satu resto di wilayah Kecamatan Tapos, Kamis (15/10).

Purnomo mengatakan, sektor UMKM merupakan salah satu faktor penentu kesuksesan pemulihan ekonomi di masa dan pasca pandemi Covid-19.

Karena itu, kata dia, dengan memberikan pendampingan dan pembinaan pelaku usaha, memperbaiki manajemen administrasi dan tata kelola, serta melatih para pelaku usaha tentang bagaimana menjalankan kewirausahaannya, dapat membangkitkan kembali UMKM di Kota Depok.

“Nantinya, pelaku usaha juga kita berikan subsidi bunga (pinjaman), penjaminan untuk modal kerja, insentif pajak, dan sebagainya. Sehingga UMKM di Depok akan bangkit kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut Purnomo mengatakan, penghambatan penyebaran virus (Covid-19), juga merupakan langkah untuk memulihkan ekonomi warga Depok.

Sebab menurut Purnomo, upaya apapun yang dilakukan oleh pemerintah nantinya, jika penyebaran virus (Covid-19) tidak mampu dikendalikan, maka tidak akan berdampak terhadap pemulihan ekonomi.

“Jadi yang terutama itu adalah kendalikan dulu penyebaran virusnya (Covid-19), baru langkah yang lain. Dengan begitu saya yakini ekonomi warga Depok secara beransur akan pulih.”

“Dan pastinya, pasangan Pradi-Afifah telah menyiapkan sejumlah strategi ataupun program kerja untuk pemulihan ekonomi (di masa dan pasca pandemi Covid-19) warga Depok,” pungkasnya.