MEGAPOLITAN

Pradi Supriatna Diharap Mampu Perbaiki Usaha Sektor UMKM di Depok

MONITOR, Depok – Salah satu tokoh ekonomi Kota Depok, Acep Azhari menginginkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari pembangngkit ekonomi kerakyatan yang menjadi tulang punggung perekonomian.

Hal tersebut disampaikan Acep Azhari dalam kegiatan silahturahmi pelaku UMKM se-Kota Depok bersama calon wali kota nomor urut satu, Pradi Supriatna, di salah satu resto di wilayah Kecamatan Tapos, Kota Depok, Kamis (15/10).

Acep mengatakan, pelaku ekonomi di Kota Depok, saat ini masih menganut sistem dealer, yang hanya menjual produk dari distributor saja.

Untuk itu Acep menjelaskan, para pelaku usaha di Kota Depok mesti mengubah sistem kewirausahaannya, dengan menerapkan pola leader, yakni menjadi pelaku utama dalam menjalankan usahanya.

“Mestinya ekonomi rakyat itu menjadi leader bukan menjadi dealer. Kitalah yang memimpin ekonomi di Kota Depok ini,” katanya.

Lebih lanjut Acep mengatakan, dengan penerapan sistem ekonomi leader, nantinya akan membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Sebab, menurut Acep, 97 persen ekonomi Indonesia, yang bergerak adalah sektor UMKM, termasuk di Kota Depok.

“Jadi, dengan begitu, teman-teman (pelaku usaha) yang bergerak di bidang UMKM ini nantinya dapat menyerap ribuan tenaga kerja,” ujarnya.

Meski demikian, Acep mengakui yang namanya perjuangan dalam merubah sebuah sistem, tidaklah gampang, butuh seorang pengawal dari penguasa sebuah kota.

Karena itu, Acep berharap, bila nantinya Pradi Supriatna terpilih menjadi wali kota Depok mampu merubah sistem ekonomi UMKM dari dealer menjadi leader.

“In Sya Allah, jika bang Pradi diridhoi menjadi walikota, jadilah pengawal kami, mewujudkan cita-cita itu (merubah sistem ekonomi UMKM) dari dealer menjadi leader,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Pradi Supriatna mengatakan dirinya bersama Afifah Alia telah bertekad untuk memajukan perekonomian pelaku usaha di Kota Depok.

Untuk itu Pradi mengatakan, jika dirinya terpilih menjadi Wali Kota, ia akan menjadikan UMKM yang semakin pro rakyat.

“Jika terpilih menjadi wali dan wakil wali kota, saya bersama bu Afifah akan memudahkan proses ijin dan tidak akan dikenakan biaya UMKM dari berbagai proses, stand yang sudah disediakan pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan bagi pelaku usaha baru yang ingin berusaha, dan kerjasama dengan investor dalam penyediaan tempat usaha bagi generasi milenial,” ujarnya.

Recent Posts

Dalam Sebulan, Prodi PAI FITK UIN Jakarta Hantarkan 4 Proposal Riset Kolaboratif ke Kompetisi BRIN 2026

MONITOR, Tangerang Selatan - Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan…

2 jam yang lalu

Komisi IX DPR Soroti 6 Ribu Bayi Meninggal Tiap Tahun

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menaruh perhatian serius terhadap…

15 jam yang lalu

Soroti Praktik TPPO Berkedok Perjalanan Wisata, Legislator Desak Pemerintah Perbarui Strategi Pencegahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti penangkapan buronan internasional kasus tindak…

15 jam yang lalu

Marak Kecelakaan Kapal, Puan Soroti Minimnya Faktor Keamanan Transportasi Laut

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti minimnya faktor keselamatan dan keamanan transportasi…

15 jam yang lalu

DeepTalk Indonesia: Kasus Hukum Febrie Adriansyah Momentum Reformasi Kejaksaan

MONITOR, Jakarta - Akademisi, praktisi hukum, aktivis dan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong…

17 jam yang lalu

Harlah ke-25 PonPes Al-Qur’aniyyah, Pesantren sebagai Penggerak Ekonomi Umat

MONITOR, Tangerang Selatan – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana,…

18 jam yang lalu