KEUANGAN

Meningkat, Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 6.107 T per Agustus 2020

MONITOR, Jakarta – Bank Indonesia (BI) melaporkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai USD 413,38 miliar atau sekitar Rp 6.107,68 triliun (kurs Rp 14.775) hingga akhir Agustus 2020.

ULN tersebut meningkat 5,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu USD 391,24 miliar. Sementara jika dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar USD 409,89 miliar, ULN naik tipis 0,8 persen.

“Pertumbuhan ULN pada Agustus 2020 tercatat 5,66 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya 4,2 persen (yoy), disebabkan oleh transaksi penarikan neto ULN, baik ULN pemerintah maupun swasta. Selain itu, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga berkontribusi pada peningkatan nilai ULN berdenominasi rupiah,” ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko dalam keterangannya, Kamis (15/10).

Secara rinci, ULN publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar USD 202,95 miliar, naik 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy). Adapun ULN pemerintah mencapai USD 200,14 miliar atau naik 3,4 persen (yoy). Sedangkan ULN bank sentral hanya USD 2,81 miliar atau naik 1,4 persen (yoy).

ULN pemerintah tersebut terutama didorong oleh penarikan sebagian komitmen pinjaman dari lembaga multilateral, yang memberikan dukungan kepada Indonesia untuk menangani pandemi COVID-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sementara untuk ULN swasta, termasuk BUMN, mencapai USD 210,43 miliar atau tumbuh 7,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
ULN swasta tersebut terdiri dari lembaga keuangan sebesar USD 46,17 miliar, seperti bank USD 34,99 miliar dan lembaga keuangan nonbank sebesar USD 11,17 miliar. Serta terdapat ULN swasta bukan lembaga keuangan sebesar USD 164,26 miliar.

“Sebagian besar penarikan ULN swasta pada Agustus 2020 digunakan untuk membiayai kegiatan investasi perusahaan. Beberapa sektor dengan pangsa ULN terbesar, yakni mencapai 77,5 persen dari total ULN swasta, adalah sektor jasa keuangan & asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas & udara dingin (LGA), sektor pertambangan & penggalian, dan sektor industri pengolahan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Hal ini terlihat dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Agustus 2020 sebesar 38,5 persen, relatif stabil dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 38,2 persen.

Struktur ULN Indonesia juga tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 89,0 persen dari total ULN.
Onny melanjutkan, dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

“Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian,” tambahnya.

Recent Posts

Dominasi Arah Trans Jawa, Pergerakan Kendaraan Mudik Tembus 1,8 Juta

MONITOR, Jakarta — Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat…

2 jam yang lalu

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1…

2 jam yang lalu

Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Lebih dari 2,1 Juta Kendaraan Melintas di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat

MONITOR, Jakarta — Arus lalu lintas kendaraan selama periode mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 M di wilayah…

4 jam yang lalu

Benyamin Ajak Warga Tangsel Perkuat Ukhuwah di Momen Idulfitri 1447 H

MONITOR, Tangsel - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Bambang…

5 jam yang lalu

Arus Lalu Lintas Meningkat, Jasa Marga Buka Akses Contraflow hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek

MONITOR, Cikampek — Peningkatan volume kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek mendorong PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT)…

7 jam yang lalu

Puncak Arus Mudik 2026 Terlewati, 621 Ribu Kendaraan Melintas ke Arah Timur Trans Jawa

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat arus puncak mudik Idulfitri 1447 Hijriah telah…

18 jam yang lalu