Tambah 23, Pasien Positif Covid-19 di Sulbar Jadi 917 Orang

Kasus meninggal bertambah satu orang, sehingga total pasien meninggal sebanyak 12 orang.

Pegawai DKPP sedang menjalani uji usap atau swab test Covid-19 di Kantor DKPP, Jakarta, Senin (28/9/2020). (Humas DKPP)

MONITOR, Mamuju – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Barat (Sulbar), Safaruddin Sunusi, mengungkapkan bahwa jumlah pasien positif Covid-19 di wilayahnya bertambah 23 orang yang berasal dari tiga kabupaten.

“Berdasarkan hasil Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) di Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, jumlah pasien Covid-19 di Sulbar bertambah 23 orang,” ungkapnya kepada wartawan di Mamuju, Sulbar, Rabu (14/10/2020).

Safaruddin yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Sulbar itu mengatakan, 23 tambahan kasus positif Covid-19 di Sulbar terbanyak berasal dari Kabupaten Pasangkayu, yakni sebanyak 19 orang.

Kemudian dari berasal dari Kabupaten Mamuju Tengah dua orang, sisanya berasal dari Kabupaten Mamuju dan Polman masing-masing satu orang.

“Pasien positif tersebut adalah pasien yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif lainnya serta melakukan perjalanan keluar daerah,” kata Safaruddin.

Safaruddin menyampaikan, sejumlah pasien positif Covid-19 tersebut telah menjalani perawatan medis dan isolasi mandiri. Menurutnya, secara keseluruhan, pasien Covid-19 di Sulbar berjumlah 917 orang.

Di antaranya berasal dari Kabupaten Mamuju 292 orang, Kabupaten Mamuju Tengah 48 orang, Kabupaten Majene 68 orang, Kabupaten Polman 422 orang, Kabupaten Pasangkayu 37 orang dan Kabupaten Mamasa 50 orang.

Sementara pasien sembuh Covid-19 mengalami penambahan tujuh orang orang yang berasal dari Kabupaten Mamasa lima orang dan Kabupaten Polman dua orang.

Secara keseluruhan, pasien sembuh Covid-19 di Sulbar mencapai 660 orang dan kasus meninggal bertambah satu orang dari Kabupaten Polman sehingga total pasien meninggal sebanyak 12 orang.