Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Indonesia saat ini dihadapkan pada situasi extraordinary, sehingga muncul peraturan yang juga extraordinary sebagai langkah sigap menangani isu pandemi COVID-19.
Menurutnya, APBN 2021 adalah instrumen fiskal yang dipersiapkan agar negara fokus pada penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi. Selain itu, eks Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menekankan reformasi struktural terus bergulir.
“Berbagai kebijakan dan peraturan akan disederhanakan agar dapat memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk berusaha secara mudah,” ujar Sri Mulyani, dalam keterangannya.
“Saya berharap seluruh masyarakat profesi dapat menjadi salah satu pilar untuk memberikan optimisme,” tuturnya lagi.
Dengan semangat perjuangan dan optimisme, Sri Mulyani meyakini Indonesia akan mampu keluar sebagai negara yang tidak hanya lulus dari cobaan, tetapi juga menjadi lebih baik.
MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…
MONITOR, Jakarta – Ekosistem pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama kembali menorehkan tinta emas…
MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…
MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…
MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…