KPU Sultra Bakal Tambahkan Dua Tema Debat Baru di Pilkada 2020

“Selain tema seperti memajukan daerah ataupun program yang diselaraskan dengan pembangunan”

Foto Ilustrasi Pilkada

MONITOR, Kendari – Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Tenggara (KPU Sultra) akan menjadikan penanganan narkotika dan Covid-19 sebagai dua tema tambahan dalam debat calon kepala daerah (cakada) di Pilkada Serentak 2020 mendatang.

Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir Muthalib, mengungkapkan bahwa tema debat kali ini bertambah dua jenis, yakni memfokuskan pada penekanan angka penyalahgunaan narkotika dan penanganan Covid-19.

“Jadi, dua hal ini (narkotika dan Covid-19) yang kami tambahkan di dalam materi debat, selain tema seperti memajukan daerah ataupun program yang diselaraskan dengan pembangunan pusat, provinsi, maupun daerah,” ungkapnya kepada wartwan di Kendari, Sultra, Rabu (14/10/2020).

Natsir mengatakan bahwa para cakada akan memaparkan bagaimana strategi mereka dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika dan dalam menangani wabah pandemi Covid-19.

Dalam pelaksanaan debat nantinya, menurut Natsir, hanya akan dihadiri oleh para cakada dan kalangan profesional seperti dari perguruan tinggi sebagai panelis yang akan menyusun daftar pertanyaan berdasarkan kurang lebih delapan tema debat.

Pembatasan itu guna menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Dalam debat ini, KPU yang memfasilitasi. Prinsipnya seperti debat visi dan misi. Akan tetapi, karena pandemi, jadi dilakukan di studio dan kami tidak lagi mengundang banyak orang,” kata Natsir.

Masa kampanye telah dimulai pada 26 September 2020 lalu dan akan berakhir pada 5 Desember 2020 mendatang atau terhitung selama 71 hari. Sementara pemungutan suara akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Tujuh daerah di Sultra yang menggelar Pilkada Serentak 2020 adalah Kabupaten Muna, Kolaka Timur, Konawe Selatan, Buton Utara, Wakatobi, Konawe Utara, dan Konawe Kepulauan.