Efek PSBB Transisi, IHSG Dibuka Menguat

Ilustrasi Saham (Foto: Dok Istimewa)

MONITOR, Jakarta РIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan Senin (12/10/20) dibuka di zona hijau 0,88% di level 5.097,93. Hal tersebut dampak dari dilepasnya rem darurat PSBB Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan.

Keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang mengakhiri penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat menjadi pemicu melesatnya IHSG. Mulai hari ini, Jakarta kembali ke masa PSBB Transisi di mana ‘keran’ aktivitas masyarakat kembali dibuka secara bertahap.

Contoh, restoran, rumah makan, dan kafe kini sudah boleh menerima pengunjung untuk makan-minum di tempat (dine-in) dengan kapasitas maksimal 50%. Sementara taman rekreasi dan pariwisata boleh kembali buka dengan batasan pengunjung maksimal 25% dari kapasitas. Aktivitas dalam ruangan (indoor) dengan pengaturan tempat duduk, misalnya bioskop, sudah bisa dilakukan dengan kapasitas maksimal 25%.

Terdapat 190 saham menguat, 70 saham melemah dan 131 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp398,21 miliar dari 539,08 juta lembar saham yang diperdagangkan.

Sedangkan saham-saham yang masuk top gainers LQ45 yaitu, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) 4,19%, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) 3,51%, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) 3,39%.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top losers LQ45 antara lain, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) -0,53%, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) -0,40%, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) -0,37%.