Paslon Pilkada 2020 Diminta Lakukan Kampanye yang Ramah Lingkungan

Bawaslu menyerukan agar kampanye tetap memperhatikan kelestarian lingkungan

Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati, saat mencopot APK Muhamad-Saraswati di kawasan Bintaro, Tangsel, Banten, Senin (28/9/2020). (Istimewa)

MONITOR, Minahasa – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Abhan, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 khususnya kegiatan kampanye haruslah ramah terhadap lingkungan.

“Kami dari Bawaslu menyerukan agar dalam pelaksanaan tahapan kampanye tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ungkapnya saat ditemui di Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu (10/10/2020).

Abhan mengatakan bahwa saat ini masih ada kegiatan kampanye yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan, bahkan sering terjadi perusakan lingkungan.

Seringkali, kata dia, kegiatan dalam kampanye justru merusak tanaman, dan pohon untuk pemasangan alat peraga kampanye yang merusak lingkungan.

“Alat Peraga Kampanye (APK) dari setiap pasangan calon jangan dipasang di tempat yang tidak semestinya, apalagi sampai merusak pohon atau tanaman,” katanya

Selain itu, menurut Abhan, pihaknya mengusulkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI agar dalam penyediaan APK agar memperhatikan dampak lingkungan.

“Kami akan mengusulkan kepada KPU agar penyediaan Alat Peraga Kampanye yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Senada dengan Abhan, Ketua Bawaslu Sulawesi Utara Herwyn Malonda, menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan kampanye memang harus memperhitungkan aspek lingkungan.

“Di Sulawesi Utara, kami selalu menyampaikan kepada pasangan calon dan tim kampanye agar memperhatikan aspek lingkungan dalam kampanye,” ungkapnya.

Pada kunjungan kerjanya di Sulawesi Utara, Abhan menghadiri peluncuran buku berjudul ‘Green Constitution, Masa Depan Pemilu Indonesia’ yang merupakan karya Ketua Bawaslu Sulawesi Utara Herwyn Malonda.

Selain itu, Abhan juga menyerahkan bibit pohon manggis sebagai bentuk kampanye dari Bawaslu RI dalam pelestarian lingkungan.