Pilkada 2020, KPU Medan Bakal Rekrut 38 Ribu KPPS

“Rekrutmen calon anggota KPPS telah dibuka sejak 7 sampai 13 Oktober nanti”

Foto Ilustrasi Pilkada

MONITOR, Medan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan, Sumatera Utara (Sumut), akan merekrut sebanyak 38 ribu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang nantinya bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada saat pelaksanaan Pilkada Kota Medan 9 Desember 2020 mendatang.

“Saat ini tengah dalam proses rekrutmen anggota KPPS yang berjumlah sekitar 38 ribu orang. Rekrutmen calon anggota KPPS telah dibuka sejak 7 sampai 13 Oktober nanti,” ungkap Ketua KPU Medan, Agussyah Ramadani Damanik, kepada media di Medan, Sumut, Jumat (9/10/2020).

Terkait rekrutmen calon Anggota KPPS tersebut, Agus sangat mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Medan. Sebab, menurut Agus, salah satu persyaratan untuk bisa mengikuti seleksi itu yakni harus memiliki surat kesehatan.

Agus menuturkan, petugas KPPS yang akan direkrut sebanyak 38 ribu orang itu tentunya harus mengikuti pemeriksaan kesehatan di seluruh puskesmas di Kota Medan guna mendapatkan surat kesehatan.

Untuk itu, Agus berharap agar para calon KPPS yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan dipermudah dan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dapat berjalan dengan lancar.

“Setelah lulus seleksi dan sebelum penetapan, maka peserta akan mengikuti rapid test. Jika hasilnya reaktif atau positif, maka peserta yang bersangkutan langsung diganti,” ujarnya.

Sementara Pjs Wali Kota Medan, Arief Sudarto Trinugroho, mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung penuh sehingga Pilkada Kota Medan 2020 berjalan dengan sukses dan lancar.

Apalagi, menurut Arief, pelaksanaan pilkada kali ini berbeda dari pilkada sebelumnya karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Itu sebabnya, Arief pun berpesan agar jangan sampai muncul klaster baru setelah digelarnya Pilkada Serentak 2020 nanti. Sebab, menurut Arief, pihaknya terus berupaya keras agar Medan keluar dari zona merah.

“Yang rawan saya lihat ketika masyarakat datang ke TPS dan menumpuk untuk menunggu giliran mencoblos. Saya minta KPU dapat mengatasinya dengan baik,” katanya.