Tak Terpengaruh Demo UU Ciptaker, IHSG Betah Menguat

Ilustrasi Saham (Foto: Dok Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (8/10/2020), dibuka menguat 14,73 poin atau 0,29% ke 5.019.

Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 411 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi mencapai Rp 16,8 triliun, nilai yang besar karena muncul dua transaksi jumbo di pasar negosiasi yakni PT Bank Permata Tbk (BNLI) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Sementara itu dari dalam negeri demo dan aksi mogok buruh menolak Undang-undang Cipta Kerja yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Senin lalu menjadi sentimen negatif. Demo dan aksi mogok masih akan berlanjut pada hari ini, Kamis (8/10/2020), yang tentunya akan mempengaruhi pergerakan IHSG.

Demo juga akan dilakukan di depan Istana Negara, menurut Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). Demo dan aksi mogok yang berlarut-larut tentunya akan membuat investor berhati-hati, dan memberikan tekanan ke IHSG.

Terdapat 186 saham menguat, 83 saham melemah 146 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp366,4 miliar dari 611,8 juta lembar saham diperjualbelikan.

Sedangkan saham-saham yang masuk top gainers LQ45 yaitu, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) naik Rp14 atau 12,84% ke Rp123, PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) naik Rp10 atau 10,64% ke Rp104 dan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) naik Rp20 atau 2,47% ke Rp830.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top losers LQ45 antara lain, PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) turun Rp20 atau 6,71% ke Rp278, PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) turun Rp11 atau 6,67% ke Rp154 dan PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) turun Rp4 atau 6,67% ke Rp56.