Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan keterangan pers di Gedung Balai Kota Depok, Selasa (06/10) petang. (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta rumah sakit swasta di Kota Depok agar ikut membantu menyediakan ruang isolasi untuk pasien Covid-19.
Pasalnya, saat ini jumlah pasien yang dirawat di tiga rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Depok telah melampaui standar World Health Organization (WHO).
“Dari tiga rumah sakit yang dimiliki Kota Depok untuk menampung pasien Covid-19 diperkirakan sudah terisi sebanyak 70 hingga 80 persen. Jumlah ini sudah melewati standar yang ditetapkan oleh WHO yaitu maksimal 60 persen,” katanya saat konferensi pers di Gedung Balai Kota Depok, Selasa (06/10) petang.
Pria yang akrab disapa Emil ini menjelaskan, dari total 24 rumah sakit yang terdapat di Kota Depok, baru tiga rumah sakit yang ditetapkan untuk menangani pasien Covid-19. Yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, RS Universitas Indonesia, dan RS Bhayangkara Brimob.
“Saat ini rumah sakit yang ada hanya memberikan beberapa ruangan ataupun lantai untuk pasien Covid-19 sehingga kapasitasnya terbatas,” ujarnya.
Emil menambahkan, dengan adanya penambahan ruang untuk pasien Covid-19 di rumah sakit swasta, dapat mengurangi persentase keterisian di ketiga rumah sakit tersebut. Dengan begitu, diharapkan penanganannya pun semakin optimal.
“Penambahan ruangan ini bertujuan untuk menurunkan presentase keterisian di tiga rumah sakit ini yang sudah melewati standar WHO,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…
MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…
MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…