PENDIDIKAN

Sambut Mahasiswa Baru, Fakultas Psikologi Uhamka Gelar PETA

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka menyambut mahasiswa baru Tahun Akademik 2020/2021, Fakultas Psikologi Uhamka menyelenggarakan kegiatan Pekan Ta’aruf (PETA). Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom selama tiga hari dari tanggal 5-7 Oktober 2020.

Dekan Fakultas Psikologi Uhamka, Anisia Kumala, dalam sambutannya di hadapan panitia dan 276 mahasiswa baru Fakultas Psikologi Uhamka mengatakan bahwa sebagai mahasiswa, ada sikap dan perilaku yang harus diubah dibandingkan dengan saat masih menjadi pelajar di SMA. Antara lain harus berpikir kritis, belajar mandiri, serta menjadikan buku sebagai teman utama pada setiap waktu sehingga dapat terus berkembang dalam pengembaraan intelektualnya.

Dalam kegiatan Peta Psikologi ini, Anisia juga mensosialisaikan mengenai visi dan misi Fakultas, serta profil lulusan Psikologi Uhamka. Ia juga mengungkapkan harapannya agar mahasiswa baru serius dan disiplin dalam belajar sehingga bisa menjadi manusia yang optimal berkembang kapasitas spiritual, intelektual, emosional dan sosialnya.

Sementara itu, Ilham Mundzir selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Psikologi Uhamka berpesan kepada mahasiswa agar selama menempuh studi di Perguruan Tinggi jangan sampai salah fokus dan kehilangan orientasi. Karena masa kuliah adalah masa belajar, hendaknya mahasiswa fokus untuk menimba ilmu pengetahuan, pengalaman, meningkatkan soft dan hard skill agar dapat sukses dalam kehidupannya di masa mendatang dengan meningkatkan prestasi baik prestasi akademik maupun non-akademiknya.

Kegiatan PETA pada tingkat UHAMKA sendiri telah dibuka dengan seminar yang menghadirkan Prof. Dr. Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Dalam pemaparannya, Prof. Muhajir mengatakan bahwa mahasiswa yang mendaftar di Uhamka sudah menemukan jalan yang benar. Menurut Muhadjir, nama universitas ini diambil dari Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah atau yang lebih dikenal dengan Buya Hamka. Hamka adalah seorang tokoh ulama dan tokoh bangsa yang sangat besar pengaruhnya dalam sejarah Islam modern di Indonesia. Mahasiswa baru diharapkan dapat meneladani kepribadian dan karakter dari Buya Hamka, dan kalau bisa harus lebih hebat dari Buya Hamka.

Hal ini merupakan sebuah keharusan karena mahasiswa sekarang dibesarkan dengan fasilitas dan kesejahteraan hidup yang lebih baik, dibandingkan dengan saat Hamka muda dulu. Menko PMK ini juga berharap mahasiswa Uhamka kelak dapat menjadi manusia yang produktif dan kompetitif.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

23 jam yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

1 hari yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

1 hari yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

1 hari yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

1 hari yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

1 hari yang lalu