BERITA

Akibat Covid-19, Pembangunan Pelabuhan Kali Adem Jakut Ditunda

MONITOR, Jakarta – Pembangunan pelabuhan Kali Adem (Muara Angke), Jakarta Utara, terpaksa tertunda karena terdampak Covid-19. Pembangunan pelabuhan yang menghubungkan daratan Jakarta dan Kepulauan Seribu tersebut pembangunannya terpaksa baru bisa dilanjutkan 2021. Padahal, seharusnya pembangunannya rampung di tahun ini.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pembangunan pelabuhan Kali Adem dinilai penting untuk pengembangan kawasan pelabuhan dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat di sekitar maupun para wisatawan.

“Pembangunan pelabuhan ini, telah dimulai sejak tahun 2019 lalu, direncanakan rampung tahun ini. Namun adanya wabah pandemi COVID-19, proses pembangunan sempat terhenti sementara dan akan kembali dilanjutkan pada 2021,” ujarnya.

Menurut Riza Patria, keberadaan pelabuhan Kali Adem, akan meningkatkan perekonomian, meningkatkan pelayanan bagi kepentingan masyarakat ke Kepulauan Seribu.

Tak hanya itu, lanjut Riza Patria, tujuan pembangunan pelabuhan Kali Adem sebagai bentuk kepedulian Pemprov DKI Jakarta terhadap keadilan sosial seluruh lapisan elemen masyarakat. Sebab, saat pembangunan pelabuhan tersebut rampung, akan tercipta sebuah interaksi baru karena berjalannya aktivitas roda perekonomian. Pelabuhan tersebut juga diharapkan dapat menjadi pelabuhan yang bermabfaat bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kepulauan Seribu.

“Mudah-mudahan nanti ini kabar baik bagi masyarakat, khususnya di Kepulauan Seribu dan di lingkungan Kali Adem ini. Karena akan ada pelabuhan yang baik, yang juga nanti bisa banyak tempat untuk bersandar kapal-kapal penghubung, juga untuk kepentingan masyarakat sekitar,” terang Wagub Ariza.

“Kalau dibandingkan dengan Marina nanti jumlah kapal yang bisa berlabuh bisa lebih banyak. Ke depannya, Kali Adem bisa lebih banyak tercipta interaksi dan aktivitas supaya menjadi penyeimbang lain, selain di Marina,” pungkasnya.

Recent Posts

Perbedaan Idul Fitri 1447 H Picu Penolakan, SETARA Institute: Negara Wajib Lindungi Hak Beribadah Warga

MONITOR, Jakarta – SETARA Institute menegaskan bahwa negara wajib menjamin hak kebebasan beragama setiap warga negara,…

1 jam yang lalu

Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B dan Lakukan Buka Tutup Rest Area KM 62B Jalan Tol Jakarta-Cikampek

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemberlakuan sistem buka tutup Rest Area…

4 jam yang lalu

One Way Lokal KM 425–414 Diberlakukan, Arus Balik Tol Semarang Arah Jakarta Diurai

MONITOR, Semarang – Rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diberlakukan di ruas Tol Semarang hingga…

5 jam yang lalu

Pemerintah Pastikan Stok BBM Lebaran 2026 Aman, Antrean di Sejumlah Daerah Mulai Terurai

MONITOR, Jakarta – Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional selama periode libur Lebaran 2026…

6 jam yang lalu

Mitra Pengemudi Ojek Online Terima Santunan Rp24 Juta Usai Kecelakaan di Jakarta

MONITOR, Jakarta – Seorang mitra pengemudi ojek online di Jakarta menerima santunan lebih dari Rp24 juta…

6 jam yang lalu

Dukung Kelancaran Arus Balik, One Way Lokal KM 459 s.d KM 420 GT Banyumanik Diberlakukan

MONITOR, Semarang - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melalui PT Trans Marga Jateng (TMJ) bersama…

12 jam yang lalu