Saraswati Soroti Ketimpangan Infrastruktur Jalan di Tangsel

“Ada akses jalan-jalan yang harus diperbaiki agar ketimpangan infrastruktur tidak terjadi”

Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati, bersama timnya saat melakukan olahraga sepeda di kawasan Bintaro, Tangsel, Banten, Sabtu (3/10/2020). (Istimewa)

MONITOR, Tangerang Selatan – Sabtu (3/10/2020) pagi, Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Nomor Urut 01 Rahayu Saraswati bersama timnya melakukan kegiatan rutin bersepeda di pagi hari.

Kali ini mereka bersepeda di Kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangsel, Banten. Selain melalui kawasan elit di Bintaro, Saraswati bersama timnya juga bersepeda melewati jalan perkampungan yang asri. 

Ketika melewati jalan perkampungan tersebut, Saraswati pun mengaku sangat risau melihat adanya ketimpangan antara jalan yang dibangun oleh pengembang perumahan dibanding dengan jalan di perkampungan yang dilewatinya.

Hal itupun Saraswati bagikan di akun Twitter resminya, @RahayuSaraswati. Di akun Twitter-nya itu, Saraswati mengungkapkan, hal tersebut harusnya menjadi tugas pemerintah kota (pemkot) untuk memperbaiki semua jalan di Tangsel agar tidak ada ketimpangan.

“Masuk jalanan kampung, menjumpai suasana yang asri. Namun ada akses jalan-jalan yang harus diperbaiki agar ketimpangan infrastruktur tidak terjadi. Negara (pemkot) harusnya memastikan keadilan sosial bagi warga Tangsel,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Sabtu (3/10/2020).

Sebuah akun dengan username @ruthsinta menaggapi cuitan Rahayu Saraswati itu. “Iya kak, Tangsel yg area jalan bukan milik developer, infrastruktur jalannya harus WAJIB dibenahi…” katanya.

Tanggapan lainnya juga datang dari sebuah akun bernama @MuhiddinMI, “Tangsel memang dibangun oleh pengembang bukan oleh Pemkot…jd wajar klw ada kepincangan. Cobalah tengok jalan H. Usman Ciputat yg tdk terjamah oleh pengembang, satu kata “AMBURADUL”. Tulis akun tersebut.

Saraswati menegaskan, Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Nomor Urut 01 Muhamad-Saraswati memiliki visi mewujudkan Kota Tangsel untuk semua berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika melalui hastag #TangseluntukSemua.

“Sedangkan untuk misi Muhamad-Saraswati mengambil dari akronim TANGSEL, ‘Mewujudkan Kota Tangerang Selatan menjadi T.A.N.G.S.E.L dengan pemerintahannya yang T.ransparan, A.kuntabel, N.yata pengabdiannya dengan mewujudkan semangat, G.otong royong untuk memastikan, S.ejahtera warganya, E.lok kotanya, L.uhur budinya,” ujarnya.