Pengamat: Jaksa Agung Harus Profesional dan Berani!

Pengamat Hukum Pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII), Mudzakir

MONITOR, Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan komitmennya akan membongkar dalang dibalik insiden pembakaran gedung Kejaksaan Agung, beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, dirinya pun memastikan akan mengawal sejumlah kasus besar yang sudah masuk di Kejagung.

Menanggapi pernyataan sang jaksa, Pengamat Hukum Pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII), Mudzakir, mengatakan komitmen yang diumbar tersebut perlu dibuktikan. Ia berpandangan Jaksa Agung bisa merealisasikan janji-janjinya apabila mengedepankan profesionalisme dalam mengawal kasus-kasus kelas kakap.

“Saya kira dari statemen di awal, ada nggak terkait alih konsentrasi dokumen-dokumen, perkara besar dari kejaksaan agung lainnya yang terbakar. Menurut saya ini belum terjawab tuntas, kalau melihat pemberitaan di media massa, tidak ada dokumen yang terbakar sama sekali, ya kalau itu benar, berkas perkara Chandra atau dll ada kemungkinan iya bisa melakukan itu, taruhannya ya profesionalisme,” ujar Mudzakir saat dihubungi MONITOR, Jumat (2/10).

Lebih lanjut Guru Besar Hukum Pidana UII ini menegaskan, sikap profesionalismne inilah yang dituntut dan keberanian untuk membongkar tuntas kasus-kasus yang ditangani Kejagung RI. Menurutnya, apabila ada keberanian tanpa dibekali profesionalisme, nantinya di tingkat pembuktian akan sulit.

“Kalau ingin menjanjikan komitmen akan mengusut tuntas, ya yang penting dibutuhkan profesionalisme dan keberanian, itu saja. Jangan sampai berani membongkar kasus yang pinggiran-pinggiran tapi gak berani bongkar kasus yang pokok-pokok, itu jaksa agung harus berani membongkar perkara inti seperti kasus korupsi, dan kasus lainnya yang besar-besar,” imbuhnya.