Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Harus Komprehensif

“Akar masalah narkoba yaitu soal pendidikan dan ekonomi”

Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati (tengah), saat menjadi narasumber di acara Garda Mencegah dan Mengobati Penggiat Anti Narkoba di kawasan Tangsel, Banten, Rabu (30/9/2020). (Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan secara komprehensif dan lintas sektor.

Hal itu diungkapkan oleh Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Nomor Urut 01, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, saat diundang sebagai pembicara di acara Garda Mencegah dan Mengobati Penggiat Anti Narkoba di kawasan Tangsel, Banten, Rabu (30/9/2020).

“Akar masalah narkoba seperti halnya praktik perdagangan orang, yaitu soal pendidikan dan ekonomi. Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba maka dibutuhkan kerja yang komprehensif, kita harus menyelesaikan masalah-masalah di pendidikan dan ekonomi,” ungkapnya.

Keponakan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto itu pun menyoroti anak-anak yang terjerumus ke peredaran narkoba karena masalah ekonomi keluarga dan pendidikannya. 

“Pemkot harus turun tangan, tidak hanya penegak hukum yang membongkar jaringan pengedar narkoba tapi Pemkot untuk memastikan pemberdayaan ekonomi keluarga dan pendidikan bagi warganya, kuncinya mencegah penyalahgunaan narkoba dengan memastikan keadilan sosial dan ekonomi bukan cuma dengan menindak saja,” ujar Saraswati. 

Saraswati juga mengusulkan agar pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba bisa masuk dalam pelajaran resmi di sekolah.

“Anak-anak harus dikenalkan bahaya narkoba dengan mempelajarinya melalui pelajaran di sekolah. Kalau di luar negeri masuk di kurikulum melalui pelajaran biologi,” katanya.