Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun (dok: Senayan Post)
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun mengatakan perekonomian nasional mulai mengalami konstraksi. Bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani pun sudah menegaskan resesi yang terjadi di sisa kuartal tahun 2020.
Terakit hal ini, pemerintah melalui Kemenkeu sebagai pemegang kebijakan fiskal dan Bank Indonesia sebagai pemegang kebijakan moneter telah bersepakat untuk berbagi beban (burden sharing) selama upaya pengentasan pandemi COVID-19 dan dampaknya di sektor perekonomian.
“Akan tetapi, pandemi COVID-19 sampai saat ini masih diliputi ketidakpastian garis akhirnya,” kata Misbakhun, Rabu (30/9).
Apalagi, ditambahkan Politikus Golkar ini, vaksin sebagai penentu masih belum sampai siap diproduksi secara massal.
“Karena itulah, kebijakan burden sharing telah disepakati untuk diperpanjang hingga 2022,” tuturnya.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani berbicara tentang pentingnya pendidikan untuk pembangunan bangsa.…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan ketangguhan sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) sebagai…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama RI, melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) program Beasiswa Indonesia Bangkit…
MONITOR, Tangerang Selatan - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Internasional bertajuk “Indonesia’s Contribution to…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas bencana banjir…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menganugerahkan Harmony Award 2025 kepada Pemerintah Daerah dan Forum Kerukunan…