Dapat Skor Tertinggi, Aktivis Asal Bogor Ini Dinilai Layak Jadi Ketua KIP

Lima anggota Komisioner KIP yang lolos seleksi fit and propertest oleh Komisi A DPRD DKI Jakarta

MONITOR, Jakarta – Nama Harry Ara Hutabarat belakangan ini menjadi pembicaraan sejumlah kalangan di Jakarta. Maklum saja, pasalnya, aktivis asal Bogor ini, belum lama dinyatakan lolos sebagai Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP).

Bahkan Harry Ara menjadi calon yang lolos sebagai Komisioner KIP dengan nilai tertinggi. Saat ini Harry Ara pun disebut-sebut layak untuk menempati kursi Ketua KIP.

“Saya kira dengan raihan nilai tertinggi saat menjani tes calon Komisioner KIP, di Komisi A DPRD DKI beberapa hari lalu, beliau (Harry Ara) pantas meduduki kursi Ketua di KIP,” ujar Pengamat Kebijakan Publik, Amir Hamzah.

Namun demikian, kata Amir, terpilih atau tidaknya Harry Ara sebagai Ketua KIP, tergantung musyawarah di internal KIP.

“Memang tidak ada aturan ketika hasil seleksi mendapat nilai tinggi langsung otomatis menjadi ketua. Semua dikembalikan kembali kepada hasil musyawarah diantara mereka.Tapi paling tidak apa yang sudah diraih Harry Ara mendapat nilai tertinggi saat menjalani tes seleksi, bisa jadi pertimbangan rekan-rekannya untuk menjadikannya sebagai ketua,” pungkasnya.

Diketahui, Komisi A DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/9) lalu, resmi menetapkan lima orang Komisioner Komisi Informasi Provinsi (KIP). Kelimanya terpilih setelah mengikuti serangkaian kegiatan uji kelayakan dan kepatutan.

Ada 15 orang calon Komisioner KIP yang mengikuti tes kepatutan dan kelayakan. Namun hanya lima orang yang dipilih. Dari ke lima orang yang terpilih melalui uji kelayakan dan kepatutan tersebut nama Harry Ara Hutabarat meraih nilai tertinggi.

Berikut urutannya :

  1. Harry Ara Hutabarat dengan nilai 15
  2. Aang Muhdi Ghozali dengan nilai 14
  3. Nevia Gustina dengan nilai 12
  4. Arya Sandi Yudha dengan nilai 12
  5. Harminus dengan nilai 12.