MEGAPOLITAN

Soal Program Kerja, Pjs Walikota Depok Mengaku Bakal Fokus Tangani Covid-19

MONITOR, Depok – Setelah resmi menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok, Dedi Supandi menyiapkan sejumlah terobosan program kerja. Menurutnya, sekitar lima program kerja akan segera dilaksanakan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sudah mengukuhkan Dedi Supandi untuk menjadi Pjs Wali Kota Depok pada Jumat (25/09) kemarin. Dedi Supandi yang merupakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar, kini dipercaya mengisi jabatan Pjs Wali Kota Depok sejak 26 September hingga 5 Desember 2020.

“Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tentu harus siap di tempatkan dimana saja. Bersama-sama dengan Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemkot, kami akan mengawal keberlangsungan kebijakan Kota Depok untuk dua bulan setengah kedepan,” katanya kepada wartawan Minggu (27/9).

Lebih lanjut Supandi mengatakan, saat ini penyesuaian diri terkait program kerja adalah hal yang utama baginya. Seperti langsung melakukan koordinasi dengan PD untuk meneruskan program kerja selanjutnya.

“Kemudian, bagaimana keberlangsungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok dengan protokol kesehatan secara ketat di masa pandemi Covid-19. Sosialisasi kembali untuk mempropaganda, Pilkada harus bebas Covid-19 kepada masyarakat,” jelasnya.

Dirinya juga akan mengingatkan aturan netralitas ASN. Untuk tidak melakukan pelanggaran pada masa kampanye baik partisipasi langsung atau pelanggaran pada media sosial dan lainnya.

“Program kerja selanjutnya, saya bakal fokus pada pengendalian Covid-19. Kami akan menguatkan kembali gugus tugas, terlebih Kota Depok sebagai daerah penyanggah ibukota berdampak pada penyebaran Covid-19 yang sangat cepat,” terangnya.

Dedi Supandi menambahkan, untuk program terakhir, pihaknya bakal melakukan sentuhan inovasi demi percepatan program kerja yang telah berjalan di Kota Depok. Untuk itu, besar harapannya seluruh PD dapat bekerja sama selama ia menjabat sebagai Pjs Wali Kota Depok.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

3 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

14 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

14 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu